Jenderal TNI Andika Beri Kejutan ke Prajurit yang Ditembak OPM

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan hadiah tak terduga kepada salah satu prajurit TNI Angkatan Darat yang menjadi korban penembakan kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua.

Prajurit TNI Angkatan Darat yang mendapatkan hadiah dari orang nomor satu di Korps TNI Angkatan Darat itu adalah Pratu Romi.

Pratu Romi adalah salah satu prajurit TNI Angkatan Darat yang berasal dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Mobile RI-Papua Nugini yang tertembak ketika menjalankan tugas di Pegunungan Bintang, Papua pada pertengahan Mei 2021 lalu.

Ingin tahu apa hadiah kejutan yang diberikan Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Pratu Romi?

Hadiah untuk Pratu Romi itu sangat mengejutkan seluruh jajaran TNI Angkatan Darat. Bagaimana tidak, hadiah yang diberikan oleh Jenderal TNI Andika kepada anak buahnya yang menjadi korban kebiadaban OPM di Papua itu merupakan lain dari yang lain, yaitu mengijinkan Pratu Romi dijenguk dan ditemani oleh kekasih alias pacarnya selama menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto.

Kejutan itu diberikan orang nomor satu di Korps TNI Angkatan Darat itu kepada Romi ketika Jenderal TNI Andika bersama sang istri, Hetty Andika Perkasa menjenguk para prajurit TNI Angkatan Darat yang menjadi korban penembakan oleh kelompok teroris OPM di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Dilansir VIVA Militer dari keterangan resmi Dispenad, Senin, 7 Juni 2021, Jenderal TNI Andika meminta Pratu Romi untuk menghubungi orangtuanya di Purwodadi, Jawa Tengah untuk datang ke Jakarta dan menjenguk Pratu Romi.

Namun, karena orangtua Pratu Romi tidak dapat datang ke Jakarta, Kasad langsung menanyakan kepada Pratu Romi tentang calon pendamping hidupnya alias calon istri prajurit TNI Angkatan Darat yang telah memasuki tahap pemulihan itu.

"Kamu punya pacar? Yaudah pacar kamu suruh ke sini. Tapi awas ya, nanti kalau sudah sembuh kamu putusin pacar kamu. Pacar kamu itu mau ke sini, berarti dia perhatian sama kamu, mau merawat kamu. Kalau nanti kamu sembuh kamu putusin dia, awas kamu," kata Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Pratu Romi.

Menanggapi hal itu, Pratu Romi pun mengaku sangat senang dengan kejutan dari orang nomor satu di Korps Angkatan Darat itu.

"Ya pribadi saya senang juga, apalagi perintahnya bapak Kasad. Sebagai prajurit Angkatan Darat saya mengucapkan terimakasih kepada bapak (Kasad) karena telah memberikan perhatian yang sangat besar, hingga ditangani di rumah sakit terbaik Angkatan Darat. Terima kasih bapak," kata Pratu Romi.

Untuk diketahui, Pratu Romi adalah salah satu prajurit TNI Angkatan Darat yang berasal dari Satuan Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista Kodam IV/Diponegoro.

Pratu Romi tertembak ketika kendaraan yang membawa Satgas Pamtas Mobile RI-Papua Nugini melintas di Jembatan Kayu 2, Kampung Yapimakot, Pegunungan Bintang, Papua diserang oleh kelompok separatis OPM pada pertengahan Mei lalu.

Tidak hanya Pratu Romi saja yang menjadi korban. Tiga personel prajurit TNI Angkatan Darat lainnya juga turut menjadi korban serbuan kelompok teroris OPM itu. Tiga prajurit TNI Angkatan Darat lainnya yang menjadi korban penembakan adalah, Prada Dian Herdiana, Serda Kris, dan Pratu Kuku. Keempat prajurit TNI Angkatan Darat itu terkena luka tembak di bagian kaki.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel