Jenderal TNI Andika Diam-diam Rencanakan Latihan Militer Bareng Korsel

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Kepala Staf Angkatan Darat Korea Selatan, General Nam Yeong Shin diam-diam merencanakan latihan bersama untuk pasukan khusus kedua negara.

Hal itu disampaikan langsung oleh Jenderal TNI Andika Perkasa dalam video conference bersama General Nam Yeong Shin beberapa waktu lalu di Mabes Angkatan Darat, Jakart Pusat.

“Terima kasih atas kepemimpinan dan perhatian Anda untuk membuat hubungan bilateral TNI AD dan South Korea semakin baik. Selama 17 tahun saya telah berada di pasukan khusus tentara dan saya merasa ini merupakan salah satu hal yang ingin saya rencanakan dengan Anda,” kata Jenderal TNI Andika Perkasa seperti dilansir VIVA Militer dari keterangan resmi TNI AD, Senin, 15 Februari 2021.

Jenderal TNI Andika menegaskan, hubungan kerja sama dengan melakukan latihan gabungan pasukan khusus antara negara Indonesia dan Korea Selatan harus dijalankan lagi

“Melakukan beberapa latihan, membangun persamaan diantara kedua pasukan, karena saya pikir kita dapat saling berbagi,” ujarnya.

Menanggapi ajakan orang nomer satu di Korps Angkatan Darat TNI itu, General Nam Yeong Shin langsung menyambut baik rencana itu. Bahkan, Kepala Staf Angkatan Darat Korea Selatan itu berjanji akan menyiapkan pelatihan pasukan khusus tersebut dengan baik untuk latihan bersama dengan TNI AD.

“Ya Pak, saya pikir itu ide yang sangat bagus. Jika Anda mengirim pasukan ke Korea, kami akan mempersiapkan pelatihan pasukan khusus dengan baik,” kata General Nam Yeong Shin.

Namun sayangnya tidak dijelaskan secara detail kapan latihan pasukan khusus antara TNI AD dan Angkatan Darat Korsel itu dapat dilakukan.

Untuk diketahui, selain membahas rencana latihan bersama, kedua pimpinan Angkatan Darat tersebut juga membahas kondisi dan situasi masing-masing negara dalam menghadapi pandemi covid-19. Salah satu yang menjadi pembahasan adalah terkait dengan vaksinasi yang juga telah berjalan di Korea Selatan.