Jenderal TNI Berdarah Kopassus Ungkap Bencana Besar Intai Indonesia

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Dalam beberapa waktu belakangan ini pemerintah sedang gencar-gencarnya mengembangkan kawasan kebun pangan alias Food Estate di beberapa wilayah seperti di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara.

Nah ternyata di balik semua itu ada peran seorang jenderal purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Siapakah dia? Dia tak lain adalah Jenderal (Purnawirawan) TNI Luhut Binsar Pandjaitan.

"Sejak peringatan terkait ancaman krisis pangan dunia akibat pandemi COVID-19 dikeluarkan oleh Organisasi PBB untuk pangan dan pertanian dunia (FAO) di bulan Maret 2020, saya berpikir sudah saatnya kita harus membenahi ketahanan pangan nasional kita," kata Luhut dalam siaran tertulisnya yang dilansir VIVA Militer, Jumat 30 Oktober 2020.

Menurut jenderal yang dibesarkan dari Korps Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI itu, gagasan untuk membenahi ketahanan pangan itu kian menguat ketika dia menemukan fakta bahwa sebenarnya dunia termasuk Indonesia sedang berhadapan dengan ancaman besar krisis pangan yang dapat berimbas pada terjadi bencana kelaparan secara global.

"Hari ini kita mungkin belum merasa resah karena bahan pangan masih tersedia, namun krisis pangan global sudah mengintai dari jauh. Oleh karena itu, kita tidak boleh tinggal diam, terobosan dan langkah harus terus diupayakan demi mempersiapkan segala kemungkinan yang terjadi di masa mendatang," kata lulusan terbaik Akademi Militer peraih penghargaan Adhi Makayasa 1970 itu.

Pendiri Detasemen 81 Anti-teror Kopassus atau Sat-81/Gultor itu mengatakan, pengembangan Food Estate yang gencar digalakkan Presiden Joko Widodo merupakan salah satu strategi untuk mengantisipasi serangan krisis pangan di Indonesia.

Selain itu yang lebih penting lagi, Jenderal Luhut ingin membebaskan Indonesia dari ketergantungan dari impor bahan pangan. Dan tak cuma itu saja, dia ingin kelak Indonesia menjadi raja ekspor pangan dunia.

"Kelak ketika pandemi ini usai, Indonesia akan mencapai cita-cita besar nya yaitu Ketahanan Pangan Nasional secara mandiri lewat swasembada pangan secara keseluruhan serta merajai ekspor bahan pangan di seluruh dunia," kata pendiri Proyek Rajawali pada Pusat Intelijen Strategis/Pusintelstrat, BAIS TNI itu.

Baca: Kolonel TNI Ini Sosok Penting Keamanan Ibukota saat Digoyang Perusuh