Jenis-Jenis Adaptasi pada Makhluk Hidup, Lengkap Beserta Penjelasannya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Setiap makhluk hidup telah dibekali kemampuan beradaptasi oleh Tuhan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adaptasi adalah perubahan diri makhluk hidup (fungsi atau struktur) agar sesuai atau dapat bertahan dalam kondisi lingkungannya.

Keadaan lingkungan di mana makhluk hidup tinggal sesungguhnya akan mengalami perubahan. Adanya perubahan lingkungan tersebut dapat menjadi penyeleksi terhadap siapa yang masih bisa menghuni tempat tersebut.

Adaptasi tersebut yang menjadi satu di antara cara bagaimana makhluk hidup mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup. Sedangkan makhluk hidup yang tidak mampu menyesuaikan diri berisiko mengalami kepunahan.

Di sisi lain, ada tiga jenis bentuk adaptasi pada makhluk hidup. Tiap-tiap proses adaptasi tersebut memiliki peranan penting dalam penyesuaian diri makhluk hidup dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi.

Berikut ini rangkuman tentang jenis-jenis adaptasi beserta penjelasannya, seperti dilansir dari laman repository.ut.ac.id, Senin (27/9/2021).

1. Adaptasi Morfologi

Ilustrasi makhluk hidup. | Pixabay
Ilustrasi makhluk hidup. | Pixabay

Adaptasi morfologi merupakan adaptasi yang berhubungan dengan struktur tubuh suatu organisme. Adaptasi ini sangat mudah dikenali dan mudah diamati karena tampak dari luar.

Proses dari adaptasi ini membuat makhluk hidup menyesuaikan bentuk tubuhnya terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Lingkungan hidup yang berbeda menyebabkan adaptasi morfologi yang berbeda pula.

Contoh adaptasi morfologi ialah bentuk paruh burung, cakar burung, alat gerak pada reptilia.

Kemudian secara morfologis, organ-organ tumbuhan (akar, batang, daun, bunga, dan buah) juga beradaptasi dengan lingkungannya.

2. Adaptasi Fisiologi

Ilustrasi makhluk hidup. | Magda Ehlers dari Pexels
Ilustrasi makhluk hidup. | Magda Ehlers dari Pexels

Adaptasi fisiologi merupakan bentuk adaptasi yang berhubungan dengan metabolisme suatu organisme, misalnya enzim yang digunakan untuk pencernaan makanan dan ekskresi. Mamalia merupakan makhluk hidup yang mempunyai sumber makanan yang sangat beragam.

Ada mamalia yang makan tumbuhan, daging, dan ada juga yang makan tumbuhan dan daging. Jenis makanan yang dimakan makhluk hidup berhubungan dengan enzim pencernaan makanan yang dimiliki makhluk hidup tersebut.

Makhluk hidup yang tubuhnya tidak memiliki enzim pencerna selulosa tentu tidak bisa makan rumput sebab makanan tersebut tidak akan dapat dicerna.

3. Adaptasi Tingkah Laku

Ilustrasi makhluk hidup. | Jonas Von Werne dari Pexels
Ilustrasi makhluk hidup. | Jonas Von Werne dari Pexels

Adaptasi tingkah laku berhubungan dengan tingkah laku suatu organisme dalam merespons keadaan lingkungannya.

Di daerah yang mempunyai empat musim, pada musim dingin suhunya sangat rendah, dan sumber makanan sering kali menjadi sulit diperoleh oleh beberapa binatang.

Untuk menghindari kondisi tersebut, ada beberapa jenis burung tertentu yang melakukan migrasi tahunan ke daerah yang lebih panas dan banyak makanan. Sementara itu beruang kutub tidak melakukan migrasi, namun memilih tidur untuk waktu yang sangat lama.

Secara umum, adaptasi perilaku selain untuk mendapatkan makanan, juga untuk melindungi diri dari predator.

Pada tumbuhan ada yang memiliki duri, getah, atau bau sehingga pemangsa enggan untuk memangsa tumbuhan tersebut. Binatang memiliki cara lain untuk menghindari pemangsa, yaitu dengan mimikri dan kamuflase.

Sumber: ut.ac.id

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel