Jenis-Jenis Gangguan Mata pada Manusia yang Perlu Diketahui

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Mata merupakan indra penglihatan yang sangat penting untuk tubuh dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jika mata mengalami masalah, tentunya aktivitasmu juga dapat terganggu.

Fungsi mata utamanya memang untuk melihat. Mata menjadi satu di antara indra yang berfungsi untuk menerima informasi berupa gambaran sesuatu yang bisa dilihat, yang kemudian dikirim ke otak.

Selain itu, ada beberapa fungsi mata yang perlu diketahui. Setiap organ mata pada manusia ini memiliki peranan dan fungsi masing-masing yang saling berkesinambungan.

Jadi, jika ada satu di antara organ yang bermasalah, akan memengaruhi fungsi organ lainnya. Oleh karenanya, penting bagi kita untuk selalu memelihara dan menjaga kesehatan mata.

Sama seperti bagian tubuh lainnya, mata bisa memiliki beberapa gangguan yang bisa mengganggu aktivitas kita sehari-hari.

Berikut ini rangkuman tentang jenis-jenis gangguan mata pada manusia, seperti dilansir dari laman Seputarpengetahuan, Kamis (22/4/2021).

Jenis-Jenis Gangguan Mata pada Manusia

Ilustrasi mata. (unsplash.com/amandadalbjorn)
Ilustrasi mata. (unsplash.com/amandadalbjorn)

1. Miopi (Rabun Jauh)

Miopi adalah keadaaan di mana mata tidak mampu untuk melihat benda yang jaraknya jauh dengan jelas. Kelainan atau penyakit ini bisa diatasi dengan cara menggunakan kacamata minus atau lensa cekung.

2. Hipermetrofi (Rabun Dekat)

Hipermetropi adalah keadaan ketidakmampuan mata untuk melihat benda dengan jarak dekat secara jelas. Kelainan mata ini dapat diatasi dengan menggunakan kacamata plus atau lensa cembung.

3. Presbiopi (Mata Tua)

Presbiopi adalah keadaan mata yang tidak mampu dalam melihat benda yang dekat dan benda yang jauh secara jelas. Kelainan ini bisa diatasi dengan menggunakan kacamata berlensa ganda yaitu minus dan plus.

Jenis-Jenis Gangguan Mata pada Manusia

Ilustrasi mata. Credit: pexels.com/Pogo
Ilustrasi mata. Credit: pexels.com/Pogo

4. Rabun Senja

Rabun senja merupakan kelainan mata yang berupa ketakmampuan mata untuk melihat di senja hari yang disebabkan karena kekurangan vitamin A dan biasanya bersifat sementara.

5. Buta Warna

Buta warna merupakan gangguan di mana mata tidak mampu untuk melihat warna-warna tertentu. Contohnya, buta warna ungu tidak dapat melihat warna ungu, buta warna oranye tidak bisa melihat warna oranye.

Ada juga buta warna total, meski jarang sekali ditemukan. Pada buta warna total, mata hanya mampu melihat warna hitam dan putih saja.

6. Mata Merah

Mata merah terjadi karena mata kemasukan benda asing sehingga menyebabkan mata perih dan gatal. Mata merah yang tidak segera diobati akan mengakibatkan kotoran yang menumpuk di sudut mata. Dalam kondisi yang lebih parah, kelopak mata akan menjadi bengkak.

7. Katarak

Biasanya penyakit ini menyerang orang yang sudah lanjut usia. Pada mata yang katarak tampak diselimuti lapisan putih sehingga si pengidap kesulitan untuk melihat. Katarak bisa disembuhkan dengan cara operasi pengangkatan lensa yang buram dan menggantinya dengan lensa buatan.

Jenis-Jenis Gangguan Mata pada Manusia

Ilustrasi mata. (sumber: Pixabay)
Ilustrasi mata. (sumber: Pixabay)

8. Glukoma

Glukoma adalah kelainan pada mata yang dapat dicirikan dengan rusaknya saraf optik, di mana fungsinya untuk membawa cahaya dari mata ke otak. Penyebab kerusakan ini karena kelebihan cairan yang mengisi bola mata.

9. Kebutaan

Kebutaan merupakan kelainan atau penyakit mata yang menyebabkan mata tidak bisa melihat sama sekali. Satu di antara penyebab terjadinya kebutaan adalah karena glukoma dan katarak atau kelainan lain dari fisik manusia itu sendiri.

10. Astigmatisma

Astigatisma atau dikenal juga dengan mata silinder adalah gangguan pada mata yang mengakibatkan pengelihatan menjadi kabur, tidak jelas, dan samar-samar. Silindris ini disebabkan karena kornea mata tidak rata. Penyakit ini dapat diatasi dengan kacamata silinder.

Sumber: Seputarpengetahuan