Jenis-Jenis Kalimat dalam Bahasa Indonesia, Lengkap Beserta Penjelasannya

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang dapat mengungkapkan pikiran yang utuh. Adapun pikiran yang utuh tersebut bisa diekspresikan dalam bentuk lisan atau tulisan.

Ekspresi dalam bentuk lisan, kalimat ditandai dengan alunan titinada, keras lembutnya suara, disela dengan jeda, dan diakhiri dengan nada selesai. Sementara, ekspresi dalam bentuk tulisan kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, tanda seru, atau tanda tanya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kalimat adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final dan secara aktual ataupun potensial terdiri atas klausa.

Kalimat yang paling sederhana dalam bahasa Indonesia hanya mengandung dua unsur, yaitu Subjek (S) dan Predikat (P).

Subjek dalam kalimat merupakan topik pembicaraan. Sedangkan predikat menerangkan tentang subjek. Namun, sebuah kalimat biasanya disertai dengan pelengkap yang disebut juga dengan objek (O).

Kalimat memiliki beberapa jenis yang membedakannya satu sama lain. Apa saja jenis-jenis kalimat yang ada dalam bahasa Indonesia?

Berikut ini rangkuman tentang jenis-jenis kalimat dalam bahasa Indonesia beserta penjelasannya, seperti dilansir dari laman digilibadmin.unismuh.ac.id, Senin (4/9/2021).

Jenis-Jenis Kalimat

Ilustrasi menulis, mengetik. (Photo by rishi on Unsplash)
Ilustrasi menulis, mengetik. (Photo by rishi on Unsplash)

Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Pengucapannya

  • Kalimat Langsung

Kalimat langsung merupakan kalimat hasil kutipan dari ucapan seseorang tanpa melalui perantara dan tanpa mengubah sedikit pun apa yang diutarakan. Kalimat ini ditandai dengan penggunaan tanda petik untuk membedakan kalimat kutipan dengan kalimat penjelas.

  • Kalimat Tidak Langsung

Kalimat tidak langsung merupakan kalimat yang menceritakan kembali isi atau pokok ucapan yang pernah disampaikan seseorang tanpa perlu mengutip keseluruhan kalimatnya.

Jenis Jenis Kalimat Berdasarkan Jumlah Frasanya (StrukturGramatikal)

  • Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal merupakan kalimat yang hanya terdiri dari satu klausa, yang terbentuk dari satu pola.

  • Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk merupakan kalimat yang terdiri dari dua atau lebih kalimat tunggal yang saling berhubungan. Berdasarkan kedudukan satu kalimat tunggal dengan yang lain, kalimat majemuk dibedakan menjadi tiga jenis, yakni kalimat majemuk setara, bertingkat, dan campuran.

Jenis-Jenis Kalimat

Ilustrasi menulis, mengetik. /Copyright unsplash.com
Ilustrasi menulis, mengetik. /Copyright unsplash.com

Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Isi atau Fungsinya

  • Kalimat Berita atau Pernyataan (Kalimat Deklaratif)

Kalimat berita merupakan jenis kalimat yang bertujuan untuk menyampaian suatu informasi. Kalimat ini dalam penulisannya diakhiri dengan tanda baca titik (.).

Dalam pembacaannya, pada akhir kalimat biasanya memiliki intonasi yang menurun.

  • Kalimat Tanya (Kalimat Interogatif)

Kalimat tanya merupakan kalimat digunakan untuk mencari tahu suatu informasi atau jawaban atau respons dari lawan bicara. Kalimat ini dalam penulisannya diakhiri dengan tanda baca tanya (?).

  • Kalimat Perintah (Kalimat Imperatif)

Kalimat perintah merupakan kalimat yang bertujuan untuk memberikan perintah kepada seseorang untuk melakukan sesuatu. Dalam penulisannya, kalimat perintah akan diakhiri dengan tanda baca seru (!).

Kemudian dalam pembacaannya, pada akhir kalimat biasanya digunakan intonasi yang meninggi.

  • Kalimat Seruan

Kalimat seruan digunakan untuk mengungkapkan perasaan. Sama seperti kalimat perintah, dalam pelafalannya pada akhir kalimat biasanya ditandai dengan intonasi yang tinggi.

Dalam penulisannya, kalimat seruan juga diakhiri dengan tanda seru (!).

  • Kalimat Pengandaian

Kalimat pengandaian bertujuan untuk menggambarkan keinginan atau tujuan dari penulis atau pembicara yang belum atau tidak terwujud.

Kalimat pengandaian dalam penulisannya diakhiri dengan tanda baca titik (.).

Jenis-Jenis Kalimat

Ilustrasi menulis, mengetik. (Photo created by stories on Freepik)
Ilustrasi menulis, mengetik. (Photo created by stories on Freepik)

Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Unsur Kalimat

  • Kalimat Lengkap

Kalimat lengkap merupakan kalimat yang minimal terdiri atas sebuah subjek dan sebuah predikat. Kalimat majas dapat dikategorikan sebagai kalimat lengkap.

  • Kalimat Tidak Lengkap

Kalimat tidak lengkap merupakan kalimat yang tidak sempurna. Kalimat dengan bentuk tidak sempurna kadang hanya memiliki sebuah subjek saja, sebuah predikat, atau bahkan hanya terdiri atas objek dan keterangan.

Kalimat ini biasanya digunakan untuk kalimat semboyan, salam, perintah, pertanyaan, ajakan, jawaban, seruan, larangan, sapaan, dan kekaguman.

Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Pola Subjek – Predikat

  • Kalimat Versi

Kalimat versi merupakan kalimat yang sesuai dengan susunan pola kalimat dasar pada Bahasa Indonesia (S – P) atau (S – P – O – K) atau (S – P – K ) dan lain sebagainya.

  • Kalimat Inversi

Kalimat inversi merupakan kalimat yang memiki ciri khas adanya predikat yang mendahului kata subjek. Kalimat versi biasanya digunakan untuk menyampaikan penekanan atau menegaskan makna.

Kata pertama yang muncul merupakan kata yang menjadi penentu makna kalimat, sekaligus menjadi kata yang menimbulkan kesan terhadap pembaca maupun pendengarnya.

Jenis-Jenis Kalimat

Ilustrasi menulis. (Nick Morrison/ Unsplash)
Ilustrasi menulis. (Nick Morrison/ Unsplash)

Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Gaya Penyajian

  • Kalimat yang Melepas

Kalimat ini merupakan kalimat yang ditulis maupun diucapkan dengan menggunakan gaya penyajian melepas. Gaya penulisan melepas ditandai dengan kalimat majemuk diawali dengan induk kalimat atau kalimat utama serta diikuti oleh anak kalimatnya.

  • Kalimat yang Klimaks

Kalimat ini terbentuk ketika suatu kalimat majemuk disajikan dengan cara menempatkan anak kalimat di depan kalimat induknya. Kalimat ini biasanya ditandai dengan penggunaan tanda baca koma (,)

  • Kalimat yang Berimbang

Kalimat yang berimbang biasanya tersusun dalam bentuk kalimat majemuk setara atau kalimat majemuk campuran. Gaya penyajian berimbang bertujuan untuk menunjukan kesejajaran bentuk dan informasinya.

Jenis-Jenis Kalimat

Ilustrasi Ilustrasi menulis, mengetik di laptop. /Copyright unsplash.com/alexa mazzarello
Ilustrasi Ilustrasi menulis, mengetik di laptop. /Copyright unsplash.com/alexa mazzarello

Jenis-Jenis Kalimat Berdasarkan Subjeknya

  • Kalimat Aktif

Kalimat aktif merupakan kalimat di mana unsur subjek di dalamnya melakukan suatu tindakan (pekerjaan). Kalimat jenis ini akan menggunakan predikat dengan awalan 'me- dan ber-' serta predikat yang berupa kata kerja yang tidak dapat diberikan awalan 'me-', seperti mandi, pergi, tidur, dan lain sebagainya.

Kalimat aktif dapat dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu, kalimat aktif transitif, kalimat aktif intransitif, dam kalimat semi transitif.

  • Kalimat Pasif

Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya dikenai pekerjaan atau tindakan. Kalimat pasif biasanya memiliki predikat berupa kata kerja berawalan 'di- dan ter-' serta diikuti kata depan 'oleh'.

Kalimat pasif dibedakan menjadi dua bentuk, yakni, kalimat pasif biasa dan kalimat pasif zero.

Sumber: unismuh.ac.id

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel