Jenis-Jenis Koperasi Beserta Penjelasannya yang Perlu Diketahui

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Koperasi adalah badan usaha atau organisasi yang dimiliki dan dioperasikan oleh para anggotanya untuk memenuhi kepentingan bersama di bidang ekonomi.

Secara etimologi istilah 'koperasi' berasal dari kata 'co-operation' yang berarti kerja sama. Jadi, setiap anggota koperasi memiliki tugas, hak suara, dan tanggung jawab yang sama dalam operasional koperasi.

Sementara, menurut undang-undang no. 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian, koperasi adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya sesuai nilai dan prinsip koperasi.

Di Indonesia, koperasi banyak dijumpai di sekitar dalam kehidupan sehari-hari. Koperasi berperan penting dalam membangun perekonomian di Indonesia.

Melalui koperasi diupayakan setiap anggota berhak mendapatkan berbagai macam kebutuhan. Selain itu, koperasi memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran yang tidak hanya mengejar keuntungan koperasi.

Di sisi lain, ada berbagai macam jenis koperasi yang penting untuk diketahui, terutama yang banyak dijumpai. Apa saja jenis-jenis koperasi yang ada?

Berikut ini rangkuman tentang jenis-jenis koperasi beserta penjelasannya, seperti dilansir dari laman Saintif, Rabu (24/3/2021).

Tujuan Koperasi

Ilustrasi transaksi. Credit: pexels.com/Blake
Ilustrasi transaksi. Credit: pexels.com/Blake

Sebelum membahas jenis-jenis koperasi, perlu diketahui juga tujuan adanya koperasi. Berikut ini tujuan dari koperasi:

- Untuk meningkatkan taraf hidup anggota koperasi dan masyarakat di sekitarnya.

- Untuk membantu kehidupan para anggota koperasi dalam hal ekonomi.

- Membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

- Koperasi juga berperan serta dalam membangun tatanan perekonomian nasional.

- Tidak hanya untuk anggota, koperasi memiliki peran penting bagi para konsumen atau pelanggannya. Koperasi dilihat dari masing-masing kepentingannya bertujuan untuk:

  • Bagi produsen, bisa menawarkan barang dengan harga yang cukup tinggi.

  • Bagi konsumen, bisa memperoleh barang baik dengan harga yang lebih rendah.

  • Bagi usaha kecil, bisa untuk mendapatkan modal usaha yang ringan dan mengadakan usaha bersama.

Jenis Koperasi Berdasarkan Keanggotaan

Ilustrasi koperasi. (Gambar oleh ar130405 dari Pixabay)
Ilustrasi koperasi. (Gambar oleh ar130405 dari Pixabay)

Untuk jenis pertama ini, banyak dijumpai di sekitar kita. Apa saja jenis koperasi berdasarkan keanggotaannya? Berikut ini ulasannya.

1. Koperasi Sekolah

Sesuai namanya, koperasi jenis biasanya berada area sekolahan. Bahkan, sebagian besar dari kita sudah pernah berkunjung dan menjadi bagian dari koperasi sekolah. Koperasi sekolah beranggotakan semua warga sekolah; menyediakan kebutuhan seperti alat tulis menulis.

2. Koperasi Pasar

Satu di antara jenis koperasi lainnya yakni yang beroperasi di pasar. Koperasi tini tentunya kebanyakan beranggota pedagang di pasar.

Koperasi pasar berkepentingan memberikan penyuluhan, bimbingan, serta bantuan kepada anggotanya.

3. Koperasi Unit Desa

Mungkin kebanyakan orang sudah mengetahui jenis koperasi satu ini. Koperasi Unit Desa atau sering disingkat KUD banyak tersebar di desa-desa.

Adapun keanggotaan dari KUD adalah orang-orang dari desa tersebut.

Jenis Koperasi Berdasarkan Jenis Usaha yang Dijalankan

Ilustrasi koperasi. Credit: pexels.com/Iven
Ilustrasi koperasi. Credit: pexels.com/Iven

Kategorisasi koperasi yang didasarkan pada jenis usaha ada berbagai macam. Apa saja jenis koperasi tersebut? Simak penjabaran di bawah ini.

1. Koperasi Serbausaha

Koperasi serbausaha ialah jenis koperasi yang menyediakan berbagai macam jasa simpan pinjam dan menjual berbagai kebutuhan konsumen.

Anggota dapat membeli berbagai macam kebutuhan di layanan jenis koperasi serbausaha ini.

2. Koperasi Simpan Pinjam

Jenis kedua, yaitu lebih spesifik mengurus usaha tertentu. Sesuai namanya, koperasi simpan pinjam merupakan jenis koperasi yang bergerak di bidang simpan dan pinjam uang.

Jenis koperasi ini juga sering disebut sebagai koperasi kredit, di mana para anggota dapat meminjam dana dalam jangka pendek dengan bunga yang rendah.

Adapun cara pembayaran pinjaman tergantung dari aturan masing-masing koperasi, biasanya tuntas atau mengangsur.

3. Koperasi Konsumsi

Koperasi konsumsi merupakan koperasi yang bergerak di bidang usaha kebutuhan pokok makanan.

Namun, pada beberapa kasus, koperasi konsumsi tidak hanya memasarkan hasil kebutuhan pangan, melainkan juga pakaian, kerajinan, dan produksi lainnya.

Secara umum, jenis koperasi ini biasanya menyediakan berbagai produk kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, jenis koperasi ini menyediakan berbagai kebutuhan yang memiliki harga yang lebih murah sehingga dapat membantu meringankan konsumen.

4. Koperasi Produksi

Jenis terakhir hampir sama dengan koperasi konsumsi, bedanya koperasi produksi lebih dalam mengolah bahan mentah. Misalnya produksi pakaian, maka dalam jenis koperasi ini diolah mulai kain, penjahitan, sampai penyablonan jika diperlukan.

Jadi, koperasi ini menyediakan berbagai macam barang yang dihasilkan oleh para anggota. Selain itu, jenis koperasi ini menyediakan berbagai layanan jasa dari para anggotanya.

5. Koperasi Jasa

Jenis koperasi ini berfokus pada pelayanan jasa kepada anggota dan masyarakat. Umumnya koperasi jasa menyediakan beberapa pelayanan, seperti jasa asuransi dan jasa angkutan.

Sumber: Saintif