Jenis-Jenis Migrasi Beserta Penjelasannya yang Perlu Diketahui

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dengan tujuan menetap. Migrasi ada yang bersifat menetap sementara dan ada juga yang permanen atau selamanya.

Migrasi sementara dilakukan oleh penduduk yang bertempat di daerah baru hanya dalam waktu yang sementara yakni kurang dari enam bulan.

Migrasi umumnya dilakukan karena alasan ekonomi, yaitu untuk memperoleh pekerjaan dan pendapatan. Banyak orang yang memutuskan untuk migrasi demi kepentingan ekonominya.

Dalam ilmu ekonomi regional, tenaga kerja akan cenderung melakukan migrasi dari daerah dengan kesempatan kerja kecil dan upah rendah ke daerah dengan kesempatan kerja besar dan upah tinggi.

Migrasi terbagi menjadi beberapa jenis. Ada banyak jenis-jenis migrasi yang biasa dilakukan masyarakat.

Berikut ini rangkuman tentang jenis-jenis migrasi berserta penjelasan, seperti dilansir dari laman eprints.umpo.ac.id, Selasa (7/9/2021).

Jenis-Jenis Migrasi

Ilustrasi Migrasi (Foto: unsplash.com)
Ilustrasi Migrasi (Foto: unsplash.com)

1. Migrasi Masuk (In Migration)

Migrasi masuk yaitu masuknya penduduk ke suatu daerah tempat tujuan (area of destination).

2. Migrasi Keluar (Out Migration)

Migrasi keluar yaitu perpindahan penduduk keluar dari suatu daerah asal (area of origin).

3. Migrasi Neto (Net Migration)

Migrasi neton yaitu selisih antara jumlah migrasi masuk dengan migrasi keluar. Bila migrasi yang masuk lebih besar daripada migrasi keluar maka disebut migrasi neto positif.

Sedangkan bila migrasi keluar lebih besar dari pada migrasi masuk disebut migrasi neto negatif.

4. Migrasi Bruto (Gross Migration)

Migrasi bruto yaitu jumlah migrasi masuk dan migrasi keluar.

Jenis-Jenis Migrasi

Ilustrasi migrasi. Credit: pexels.com/VisionPic
Ilustrasi migrasi. Credit: pexels.com/VisionPic

5. Migrasi Total (Total Migration)

Migrasi total adalah jenis migrasi yang seluruh kejadian migrasi, mencakup migrasi semasa hidup (life time migration) dan migrasi pulang (return migration).

Dengan kata lain, migrasi total adalah semua orang yang pernah pindah.

6. Migrasi Internasional (International Migration)

Migrasi internasional merupakan perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain. Migrasi berupa masuknya penduduk ke suatu negara disebut imigrasi (immigration).

Sebaliknya, jika migrasi itu merupakan keluarnya penduduk dari suatu negara disebut emigrasi (emigration).

7. Migrasi Internal (Intern Migration)

Migrasi internal yaitu perpindahan yang terjadi dalam satu negara, misalnya antarpropinsi, antarkota/kabupaten, migrasi perdesaan ke perkotaan atau satuan administratif lainnya yang lebih rendah daripada tingkat kabupaten, seperti kecamatan, kelurahan, dan seterusnya.

Jenis-Jenis Migrasi

Ilustrasi migrasi. Credit: pexels.com/Connor
Ilustrasi migrasi. Credit: pexels.com/Connor

8. Migrasi Sirkuler (Sirkuler Migration)

Migrasi Sirkuler yaitu migrasi yang terjadi jika seseorang berpindah tempat, tetapi tidak bermaksud menetap di tempat tujuan, mungkin hanya mendekati tempat pekerjaan.

Migrasi penduduk sirkuler dapat didefinisikan sebagai gerak penduduk yang melintas batas administrasi suatu daerah menuju ke daerah lain dalam jangka waktu kurang enam bulan.

9. Migrasi Ulang-alik (Commuter)

Migrasi ulang-alik yaitu orang yang setiap hari meninggalkan tempat tinggalnya pergi ke kota lain untuk bekerja atau berdagang dan sebagainya, tetapi pulang pada sore harinya.

10. Migrasi Semasa Hidup (Life Time Migration)

Migrasi semasa hidup yaitu jenis migrasi yang bedasarkan tempat kelahiran. Migrasi semasa hidup adalah mereka yang pada waktu pencacahan sensus bertempat tinggal di daerah yang berbeda dengan tempat kelahirannya.

11. Migrasi Risen (Recent Migration)

Migrasi risen adalah jenis migrasi yang menyatakan bahwa seseorang dikatakan sebagai migran bila tempat tinggal waktu survei berbeda dengan tempat tinggal lima tahun sebelum survei.

Jenis-Jenis Migrasi

Ilustrasi migrasi. Credit: pexels.com/AnnaShevts
Ilustrasi migrasi. Credit: pexels.com/AnnaShevts

12. Migrasi Parsial (Partial Migration)

Migrasi parsial yaitu jumlah migrasi ke suatu daerah dari satu daerah asal, atau dari daerah asal ke satu daerah tujuan. Migrasi itu merupakan ukuran dari arus migrasi antara dua daerah asal dan tujuan.

13. Arus Migrasi (Migration Stream)

Arus migrasi yaitu jumlah atau banyaknya perpindahan yang terjadi dari daerah asal ke daerah tujuan dalam jangka waktu tertentu.

14. Urbanisasi (Urbanization)

Urbaniasasi yaitu bertambahnya proporsi penduduk yang berdiam di daerah asal ke daerah tujuan dalam jangka waktu tertentu.

15. Transmigrasi (Transmigration)

Transmigrasi yaitu perpindahan penduduk dari suatu daerah untuk menetap ke daerah lain yang ditetapkan di dalam wilayah Republik Indonesia guna kepentingan pembangunan negara atau karena alasan yang dipandang perlu oleh pemerintah.

Sumber: eprints.umpo.ac.id

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel