Jenis-Jenis Paragraf Argumentatif Beserta Contohnya, Ketahui Ciri-cirinya

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Paragraf argumentatif adalah sebuah tulisan yang isinya bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat dengan data atau fakta sebagai alasan/ bukti.

Paragraf merupakan gabungan dari beberapa kalimat yang memiliki ide pokok pikiran dan informasi untuk mendukung isi karangan secara utuh.

Sementara, argumentatif menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti karangan yang bertujuan membuktikan pendapat.

Jadi, paragraf argumentatif adalah sebuah karangan yang membuktikan kebenaran tentang sesuatu. Untuk memperkuat ide atau pendapatnya, penulis karangan argumetasi harus menyertakan data-data pendukung.

Adapun tujuannya, agar pembaca menjadi yakin atas kebenaran yang disampaikan penulis.

Supaya tujuan tersebut bisa tercapai, paragraf argumentasi harus disertai dengan fakta-fakta aktual seperti hasil penelitian, data, teori, pendapat dari ahli, dan yang lainnya.

Hal tersebut digunakan untuk memperkuat pendapat dari sang penulis, yang ada pada paragraf tersebut. Dengan begitu, paragraf argumentasi tersebut bukan hanya omong kosong saja dan pembaca merasa yakin hingga pada akhirnya sependapat dengan sang penulis.

Untuk memudahkan menulis paragraf argumentasi bisa memahami ciri-ciri dan jenis-jenisnya.

Berikut ini rangkuman tentang jenis-jenis paragraf argumentatif dan ciri-cirinya, seperti dilansir dari laman sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id, Kamis (19/8/2021).

Ciri-Ciri Paragraf Argumentatif

Ilustrasi menulis, teks. (Image by Free-Photos from Pixabay)
Ilustrasi menulis, teks. (Image by Free-Photos from Pixabay)

Untuk bisa membedakan antara paragraf argumentatif dengan jenis paragraf lainnya, harus tauh ciri-ciri atau karakteristiknya. Berikut ini ciri-ciri paragraf argumentatif:

1. Ada pernyataan, ide, atau pendapat yang dikemukakan penulisnya.

2. Terdapat alasan, data, atau fakta yang mendukung.

3. Pembenaran berdasarkan data dan fakta yang disampaikan. Data dan fakta yang digunakan untuk menyusun paragraf argumentatif dapat diperoleh melalui wawancara, angket, observasi, penelitian lapangan, dan penelitian kepustakaan.

Jenis Paragraf Argumentatif

Ilustrasi menulis. (Photo created by pch.vector on Freepik)
Ilustrasi menulis. (Photo created by pch.vector on Freepik)

1. Paragraf argumentatif rincian

Jenis paragraf argumentasi rincian adalah paragraf yang berisi pendapat dan alasan penulis yang disertai beberapa perincian.

Contoh paragraf argumentatif tentang jiwa kepahlawanan:

Jiwa kepahlawanan harus senantiasa dipupuk dan dikembangkan karena dengan jiwa kepahlawanan, pembangunan di negara kita dapat berjalan dengan sukses. Jiwa kepahlawanan akan berkembang menjadi nilai-nilai dan sifat kepribadian yang luhur, berjiwa besar, bertanggung jawab, berdedikasi, loyal, tangguh, dan cinta terhadap sesama. Semua sifat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan di berbagai bidang.

Jenis Paragraf Argumentatif

Ilustrasi menulis. (Photo created by stories on Freepik)
Ilustrasi menulis. (Photo created by stories on Freepik)

2. Paragraf argumentatif contoh

Paragraf argumentasi contoh adalah paragraf yang berisi pendapat dan alasan penulis yang disertai beberapa contoh sebagai bukti bahwa pendapat penulis benar dan tidak dapat disangkal lagi oleh pembaca.

Contoh paragraf argumentatif tentang bahan bakar alternatif:

Setelah manusia mulai menyadari dampak penggunaan bahan bakar fosil yang dapat membahayakan, manusia mulai berpikir untuk mencari bahan bakar alternatif. Tetapi, apakah bahan bakar alternatif lain yang diusulkan ini dapat efektif? Kita ambil contoh, bioetanol yang berasal dari jagung. Jika kita menggunakan etanol dari jagung ini maka diperlukan berapa juta hektar lahan jagung untuk memenuhi kebutuhan manusia? Itu akan mengakibatkan dampak lain, yaitu berkurangnya lahan tempat tinggal dan lahan hutan. Orang akan membuka hutan dan menjadikannya lahan jagung. Tentunya itu merusak lingkungan bukan?

Jenis Paragraf Argumentatif

Ilustrasi menulis, mengetik. (Photo by rishi on Unsplash)
Ilustrasi menulis, mengetik. (Photo by rishi on Unsplash)

3. Paragraf argumentatif sebab akibat

Paragraf argumentatif sebab akibat adalah paragraf yang dikembangkan dengan menyampaikan terlebih dahulu sebab-sebabnya dan diakhiri dengan pernyataan sebagai akibat dari sebab tersebut.

Contoh paragraf argumentatif tentang kegagalan panen:

Kemarau tahun ini cukup panjang. Sebelumnya, pohon-pohon di hutan sebagai penyerap air banyak yang ditebang. Di samping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang makin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan tanahnya. Oleh karena itu, tidak mengherankan panen di desa ini selalu gagal.

Jenis Paragraf Argumentatif

Ilustrasi menulis, mengetik. (Photo created by stories on Freepik)
Ilustrasi menulis, mengetik. (Photo created by stories on Freepik)

4. Paragraf argumentatif akibat sebab

Paragraf argumentatif akibat sebab adalah paragraf yang dikembangkan dengan menyampaikan terlebih dahulu akibatnya, kemudian dicari penyebabnya.

Contoh paragraf argumentatif akibat sebab tentang udara kotor:

Udara di kota-kota industri sangat kotor dengan banyaknya asap hitam hasil pembakaran di pabrik-pabrik. Udara makin panas sehingga menyebabkan berbagai dampak lingkungan hidup. Es di kutub selatan dan di Greenland mulai mencair. Itulah berbagai akibat yang terjadi karena eksploitasi besar-besaran minyak bumi.

Sumber: Kemdikbud

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel