Jenis-Jenis Pidato Berdasarkan Tujuannya yang Perlu Diketahui

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pidato merupakan keterampilan menyampaikan pesan di depan publik secara verbal dengan tujuan tertentu. Pidato dapat juga disebut dengan orasi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pidato adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yang ditujukan kepada banyak orang.

Pidato bertujuan untuk memengaruhi, memberi suatu pemahaman, membuat orang lain senang dan puas dengan ucapan yang disampaikan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pidato adalah proses penyampaian suatu gagasan yang bertujuan untuk memberikan informasi atau memengaruhi pola pikir audiens.

Pesan yang disampaikan saat berpidato umumnya dalam bentuk suatu imbauan dan ajakan.

Dari segi tujuannya, pidato dibagi menjadi empat jenis, yaitu pidato informatif, pidato argumentatif, pidato persuasif, dan pidato rekreatif

Berikut ini rangkuman tentang jenis-jenis pidato beserta penjelasannya, seperti dilansir dari laman repository.uinbanten.ac.id, Rabu (8/9/2021).

Pidato Informatif

Ilustrasi berpidato. (Foto oleh The_MrDan dari Pexels)
Ilustrasi berpidato. (Foto oleh The_MrDan dari Pexels)

Pidato informatif merupakan pidato yang bertujuan untuk menyampaikan informasi penting atau pengetahuan baru. Informasi atau pengetahuan diberikan kepada pendengar. Dengan tujuan agar khalayak mengetahui, mengerti, dan menerima informasi itu.

Adapun teknik penyampaian yang relevan dengan jenis pidato ini adalah narasi dan eksposisi.

Narasi yang dikemas dengan pengalaman tokoh atau pribadi merupakan hal yang menarik. Pemaparan dengan memberikan contoh-contoh akan dapat menambah pemahaman dan daya tarik bagi pendengar (penyimak).

Demikian pula dengan pemaparan menggunakan analogi akan mengantarkan penyimak pada kemudahan dalam memahami konsep yang sulit dan rumit.

Pidato Argumentatif

Ilustrasi berpidato. (Photo by wavebreakmedia_micro @wavebreakmedia_micr on Freepik)
Ilustrasi berpidato. (Photo by wavebreakmedia_micro @wavebreakmedia_micr on Freepik)

Pidato argumentatif ialah pidato yang mengandung argumentasi, dalil, alasan atau data untuk mendukung atau menolak suatu pernyataan opini, pendapat atau keyakinan tertentu.

Untuk memperkuat daya terima argumentasi yang dikemukakan, dibutuhkan data-data faktual, statistik, bukti-bukti maupun kesaksian (kesaksian seorang pakar atau tokoh).

Pidato Persuasif

Ilustrasi pidato provokatif. (Liputan6/Pixabay)
Ilustrasi pidato provokatif. (Liputan6/Pixabay)

Tujuan akhir pidato ialah memengaruhi manusia. Persuasi adalah proses memengaruhi dengan pendapat, sikap, dan tindakan orang dengan menggunakan manipulasi psikologis.

Dengan begitu, orang tersebut bertindak seperti atas kehendaknya sendiri. Pendapat, sikap, dan tindakan adalah fenomena kepribadian, maka itu seorang komunikator perlu mengetahui tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepribadian manusia.

Tujuan pidato adalah untuk melakukan atau meninggalkan suatu tindakan, aksi, tingkah laku atau sikap tertentu sesuai harapan pembicara.

Pidato Rekreatif

Ilustrasi pidato. /Unsplash
Ilustrasi pidato. /Unsplash

Pidato rekreatif bisa juga disebut dengan pidato kekeluargaan. Pidato jenis ini umumnya menyuguhkan suatu kegembiraan yang dapat dinikmati bersama dengan penuh rasa kekeluargaan dan persaudaraan.

Oleh karena itu, pembicara hendaknya memiliki kemampuan menampilkan hal-hal yang dapat menciptakan suasana keramahtamahan. Lelucon dan humor dapat digunakan untuk menghangatkan suasana.

Tujuan pidato rekreatif ini adalah untuk membangkitkan suasana kekeluargaan, baik berkaitan dengan kegembiraan maupun kesedihan

Sumber: repository.uinbanten.ac.id

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel