Jenis-Jenis Rantai Makanan Lengkap Beserta Penjelasan dan Contohnya

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Rantai makanan merupakan proses makan dan dimakan yang terjadi pada makhluk hidup secara linier untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Rantai makanan juga bisa diartikan sebagai tingkatan atau urutan makan dan dimakan antara makhluk hidup.

Rantai makanan erat kaitannya dengan dunia biologi. Rantai makanan ini merupakan bagian dari jaring-jaring makanan, di mana rantai makanan bergerak secara linear dari produsen ke konsumen teratas.

Jadi, dalam proses belajar rantai makanan, ada makhluk hidup yang berperan sebagai produsen dan konsumen.

Produsen adalah makhluk yang mampu membuat makanannya sendiri. Adapun yang menduduki posisi sebagai produsen adalah tumbuhan dan fitoplankton.

Sementara, konsumen dalam rantai makanan berarti makhluk hidup yang mendapatkan makanan dari pihak produsen. Konsumen tidak dapat mengolah makanannya sendiri, mereka hanya melakukan kegiatan konsumsi.

Nah, rantai makanan sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Apa saja jenis-jenis rantai makanan?

Berikut ini rangkuman tentang jenis-jenis rantai makanan beserta penjelasan dan contohnya, seperti dilansir dari laman Gurupendidikan, Kamis (20/5/2021).

Perbedaan Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan

Ilustrasi persawahan. (dok. Quangpraha/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)
Ilustrasi persawahan. (dok. Quangpraha/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Sebelum membahas tentang jenis-jenis rantai makanan, perlu diketahui perbedaannya dengan jaring-jaring makanan.

Perbedaan antara rantai makanan dan jaring-jaring makanan adalah rantai makanan merupakan bagian dari jaring-jaring makanan. Jadi, jaring makanan adalah hubungan antara rantai makanan dan apa yang dimakan spesies dalam sistem ekologi.

Lebih jelasnya, jaring makanan adalah sekumpulan dari beberapa rantai makanan yang dihubungkan oleh satu spesies tertentu karena lazimnya makhluk hidup memang memakan lebih dari satu variasi makanan.

Jadi, jaring-jaring makanan akan menimbulkan banyak rantai makanan yang terhubung satu sama lain. Jika digambar, jaring-jaring makanan akan berbentuk seperti jaring laba-laba.

Di sisi lain, jaring-jaring makanan dapat meningkatkan kemampuan adaptasi dan persaingan untuk bisa bertahan hidup.

Jenis-Jenis Rantai Makanan

Ilustrasi burung elang. (Photo by Frank Cone from Pexels)
Ilustrasi burung elang. (Photo by Frank Cone from Pexels)

Rantai makanan terbagi menjadi tiga macam, yaitu rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit. Berikut penjelasannya:

Rantai makanan pemangsa

Rantai makanan pemangsa ialah rantai makanan yang terjadi ketika hewan pemakan tumbuhan dimakan oleh hewan pemakan daging. Contoh: kelinci-ular-elang.

Rantai makanan saprofit

Rantai makanan saprofit ialah rantai makanan yang terjadi untuk mengurai organisme yang mati. Rantai ini muncul karena adanya dekomposer. Contoh: elang mati-bakteri.

Rantai makanan parasit

Rantai rantai makanan parasit ialah rantai makanan yang terjadi karena terdapat organisme yang dirugikan. Contoh: pohon besar-benalu, manusia-kutu.

Dua Tipe Dasar Rantai Makanan

Ilustrasi belalang. (Photo by Gouthaman Raveendran on Unsplash)
Ilustrasi belalang. (Photo by Gouthaman Raveendran on Unsplash)

Selain itu ketiga macam di atas, ada juga dua tipe dasar rantai makanan, yaitu rerumputan dan detritus. Dua tipe dasar rantai makanan ini berdasarkan tingkatan awal yang jadi produsen pertamanya. Berikut penjelasannya:

  • Rantai makanan perumput

Rantai makanan perumput atau grazing food chain adalah rantai makanan yang diawali dari tumbuhan sebagai trofik awalnya.

Contoh dari grazing food chain adalah rantai makanan yang kamu ketahui biasanya, seperti rumput-belalang-tikus-ular, dan sebagainya.

  • Rantai makanan detritus

Adapun rantai makanan detritus atau detritus food chain adalah rantai makanan yang dimulai dari organisme heterotrof yang mendapatkan energi dari memakan sisa-sisa makhluk hidup.

Contoh dari rantai makanan detritus ini adalah serpihan daun yang dimakan cacing tanah, lalu dimakan ayam, dan ayam dimakan manusia.

Contoh Rantai Makanan

Ilustrasi alam. (Photo by Simon Berger on Unsplash)
Ilustrasi alam. (Photo by Simon Berger on Unsplash)

Rantai Makanan di Sawah

Di ekosistem sawah terdapat banyak rantai makanan. Padi adalah produsen terbesar di ekosistem ini. Berikut beberapa contoh rantai makanan di ekosistem sawah:

  • Energi matahari - padi - burung pemakan biji - ular sawah - elang - pengurai.

  • Energi matahari - rumput - serangga - tikus - ular sawah - pengurai.

  • Energi matahari - padi - tikus - elang - pengurai.

  • Energi matahari - padi - serangga - katak - ular sawah - elang - pengurai.

Rantai Makanan di Kebun

Kebun merupakan ekosistem buatan, yang menyebabkan rantai makanan di dalamya cukup rendah karena jumlah makhluk hidup yang juga rendah. Contohnya:

  • Energi matahari - tumbuhan sayur - ulat - burung - kucing - pengurai.

Rantai Makanan di Laut

Bumi kita didominasi dengan jumlah yang besar oleh lautan. Oleh karena itu, laut adalah ekosistem berbasis perairan yang terbesar di dunia. Tak heran ada banyak rantai makanan di dalamnya. Berikut beberapa contoh rantai makanan di laut:

  • Energi matahari - alga - ikan kecil - ikan besar - hiu - pengurai.

  • Energi matahari - fitoplankton - ikan kecil - burung bangau - ular laut - pengurai.

  • Energi matahari - fitoplankton - udang - ikan - singa laut - hiu – pengurai.

Rantai Makanan di Hutan

Hutan merupakan ekosistem alami yang memiliki keanekaragaman hayati dengan intensitas tinggi. Tak pelak, jumlah rantai makanan di hutan juga tergolong banyak, beragam, serta rumit. Berikut contohnya:

  • Energi matahari - rumput - kelinci - ular - elang - pengurai.

  • Energi matahari - tanaman - tikus - ular - elang - pengurai.

  • Energi matahari - rumput - kambing - harimau - pengurai.

Sumber: Gurupendidikan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel