Jenis Korupsi Menurut Ahok

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memaparkan jenis korupsi yang biasa terjadi dalam banyak kasus di Indonesia.

Pria yang dikenal dengan nama Ahok ini mengatakan orang yang korupsi bisa saja berdalih tidak korupsi. Namun jika ada aliran dana maka orang itu terbukti korupsi.

"Jadi korupsi yang dimaksud Pak Presiden itu ada niat. Kalau korupsi niat kan pasti untuk memperkaya diri. Tapi kalau korupsi karena kebijakan, dia tidak menerima," ujar Ahok, Selasa (11/12/2012) di Balai Kota.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menuturkan dirinya sepakat dengan pendapat Presiden bahwa ada orang jujur yang terjerat kasus korupsi karena salah mengambil kebijakan dan tidak mendapat uang dari kebijakan yang diputuskannya tersebut.

"Demi kelancaran negara tapi ditafsirkan salah. Maka akhirnya kita punya hakim yang ada nurani. Dia pasti bisa baca, bener enggak orang ini korupsi. Kalau niat korupsi pasti memperkaya diri," cetusnya.

"Kan jelas niatnya. Cara bacanya dari situ saja. Maka PPATK punya hasil analisa, itu penting," tambahnya.

  • KPK Buru Aliran Dana ke Primkopol Mabes Polri
  • Wati Adukan AKBP Enjang Hasan ke Mabes Polri
  • 64 WNA Penipu Dideportasi ke China dan Taiwan
  • RUU Kamnas Hanya Untuk Mengamankan Penguasa
  • Gubernur Jabar: Pencopotan Aceng Tergantung DPRD dan Masyarakat
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.