Jenis Makanan 4 Sehat 5 Sempurna, Terapkan Setiap Hari

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Makanan 4 sehat 5 sempurna pasti sudah tak asing lagi di telinga. Slogan ini sudah diperkenalkan sejak tahun 50-an. Gambar makanan 4 sehat 5 sempurna banyak ditemukan sebagai bentuk sosialisasi pola makan sehat.

Makanan 4 sehat 5 sempurna merupakan makanan sehat yang dibutuhkan setiap individu. Makanan 4 sehat 5 sempurna terdiri dari asupan nutrisi penting harian. Ini terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, buah dan sayur, serta susu sebagai pelengkap.

Meski kini konsep makanan 4 sehat 5 sempurna telah disempurnakan lagi menjadi Pedoman Gizi Seimbang (PGS), pola makan ini tetap penting untuk dipertahankan. Agar pola makan tetap sehat, penting mengetahui apa saja isi dari makanan 4 sehat 5 sempurna.

Berikut makanan 4 sehat 5 sempurna yang berhasil Liputan6.com rangkum, Selasa(2/2/2021).

Makanan pokok

Ilustrasi Nasi Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Nasi Credit: pexels.com/pixabay

Makanan pokok dalam konsep makanan 4 sehat 5 sempurna merujuk pada sumber karbohidrat seimbang. Karbohidrat adalah salah satu kelompok makanan dasar penting untuk pola makan sehat. Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh.

Karbohidrat kompleks merupakan jenis karbohidrat yang paling sehat. Karbohidrat kompleks terdiri dari serat dan pati yang dirangkai dalam rantai panjang dan kompleks. Karbohidrat kompleks memiliki lebih banyak nutrisi dan membutuhkan waktu lebih lama bagi tubuh untuk dicerna.

Makanan karbohidrat kompleks menyediakan vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi kesehatan seseorang. Sumber makanan pokok bisa berupa nasi, kentang, singkong, ubi, atau roti. Makanan ini biasanya dikonsumsi bersama lauk pauk.

Lauk pauk

Protein / Sumber: iStockphoto
Protein / Sumber: iStockphoto

Lauk pauk pada makanan 4 sehat 5 sempurna merujuk pada sumber protein. Protein adalah molekul besar diperlukan sel untuk dapat berfungsi dengan baik. Protein terdiri dari asam amino. Struktur dan fungsi tubuh bergantung pada protein. Pengaturan sel, jaringan, dan organ tubuh tidak dapat terjadi tanpanya.

Kekurangan protein dalam makanan adalah masalah yang memprihatinkan terutama pada anak. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah gizi buruk yang bisa mengancam jiwa. Protein lengkap terutama berasal dari sumber hewani, seperti daging, ikan dan telur. Protein juga bisa ditemukan dalam sumber nabati seperti kedelai, tahu, tempe, dan kacang-kacangan.

Sayuran

ilustrasi makan sayuran/Photo by Oleg Magni from Pexels
ilustrasi makan sayuran/Photo by Oleg Magni from Pexels

Makanan 4 sehat 5 sempurna selanjutnya sayur. Sayur merupakan sumber terbaik dari vitamin dan mineral. Kebanyakan sayuran rendah kalori tetapi tinggi vitamin, mineral dan serat.

Vitamin diperlukan untuk produksi energi, fungsi kekebalan, pembekuan darah dan fungsi lainnya. Sementara mineral berperan untuk ertumbuhan, kesehatan tulang, keseimbangan cairan dan beberapa proses lainnya. Sayur juga kaya akan serat yang baik untuk pencernaan.

Makan banyak sayuran mungkin salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan kesehatan. Pola makan kaya sayur dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit kronis seperti jantung, diabetes, hingga kanker.

Buah

Ilustrasi Buah Credit: pexels.com/Ponyo
Ilustrasi Buah Credit: pexels.com/Ponyo

Sama seperti sayuran, buah-buahan adalah sumber vitamin dan mineral esensial yang sangat baik, dan kaya serat. Buah-buahan juga menyediakan berbagai macam antioksidan yang meningkatkan kesehatan. Buah-buahan mengandung serat yang dapat membantu menurunkan kolesterol dan mendorong buang air besar secara teratur.

Makan buah secara rutin dapat meningkatkan kesehatan. Buah juga memiliki rasa yang mungkin lebih menyenangkan dari sayuran. Buah-buahan memiliki rasa manis, segar, dan bisa menjadi camilan yang sehat.

Susu

Ilustrasi susu. Sumber foto: unsplash.com/Jagoda Kondratiuk.
Ilustrasi susu. Sumber foto: unsplash.com/Jagoda Kondratiuk.

Susu merupakan bagian dari 5 sempurna. Susu merupakan sumber protein, kalsium, fosfor, dan mineral penting lainnya. Minum susu dan produk olahan susu dapat mencegah osteoporosis dan patah tulang. Susu bahkan membantu mempertahankan berat badan yang sehat.

Minum susu telah lama dikaitkan dengan kesehatan tulang. Ini karena kombinasi nutrisinya yang kuat, termasuk kalsium, fosfor, kalium, protein dan (dalam produk susu berlemak penuh yang diberi makan rumput) vitamin K2. Semua nutrisi ini penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Susu yang paling umum dikonsumsi adalah susu sapi. Berbagai macam produk makanan dibuat dari susu sapi, seperti keju, krim, mentega, dan yogurt. Jenis susu lainnya seperti susu kambing, susu kedelai, dan jenis susu nabati lainnya.

Makanan 4 sehat 5 sempurna disempurnakan dengan pedoman gizi seimbang

Makanan 4 Sehat 5 Sempurna (sumber: istockphoto)
Makanan 4 Sehat 5 Sempurna (sumber: istockphoto)

Konsep makanan 4 sehat 5 sempurna telah disempurnakan menjadi Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Perubahan ini didasari karena konsep makanan 4 sehat 5 sempurna tidak sesuai lagi dengan perkembangan ilmu dan permasalahan gizi saat ini.

Pedoman Gizi Seimbang mendasar pada Prinsip Nutrition Guide for Balanced Diet yang merupakan hasil kesepakatan konferensi pangan sedunia di Roma Tahun 1992. Prinsip ini diyakini akan mampu mengatasi beban ganda masalah gizi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi.

Pedoman Gizi Seimbang bertujuan untuk menyediakan pedoman makan dan berperilaku sehat bagi seluruh lapisan masyarakat. Pedoman ini berdasarkan 4 prinsip yaitu:

Mengonsumsi beragam makanan

Nasi merupakan sumber utama kalori, tetapi miskin vitamin dan mineral. Sayuran dan buah-buahan kaya akan vitamin, mineral dan serat, tetapi miskin kalori dan protein. Ikan merupakan sumber utama protein, tetapi sedikit kalori.

Membiasakan perilaku hidup bersih

Dengan membiasakan perilaku hidup bersih, Anda akan terhindar dari kuman, virus atau bakteri, yang dapat mencetuskan suatu penyakit seperti infeksi.

Melakukan aktivitas fisik

Aktivitas fisik yang meliputi segala macam kegiatan tubuh termasuk olahraga merupakan salah satu upaya untuk menyeimbangkan antara pengeluaran dan pemasukan zat gizi.

Mempertahankan dan memantau berat badan

Bagi orang dewasa, salah satu indikator yang menunjukkan bahwa telah terjadi keseimbangan zat gizi di dalam tubuh adalah tercapainya berat badan ideal. Indikator tersebut dapat diketahui dengan menghitung Indeks Masa Tubuh (IMT).