Jepang Cairkan Dana Cadangan Rp 183 Triliun untuk Lawan COVID-19

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Tokyo - Pemerintah Jepang menarikan dana anggaran cadangan sebesar 1,4 triliun yen (Rp 183 triliun) untuk program COVID-19. Dana akan dipakai untuk program seperti pembelian vaksin dan obat-obatan bagi pasien.

Laporan Kyodo, Sabtu (28/8/2020), alokasi dana tertinggi akan digunakan untuk pengadaan dan promosi vaksin COVID-19, totalnya 841,5 miliar yen (Rp 110,1 triliun).

Menteri Keuangn Taro Aso juga berkata ada alokasi 235,2 miliar yen (Rp 30,7 triliun) digunakan untuk membeli obat casirivimab dan imdevimab yang disuntikan ke tubuh sebagai "cocktail antibodi".

Penambahan anggaran ini dilakukan dua hari setelah Perdana Menteri Yoshihide Suga menjelaskan bahwa pemerintah harus mengamankan cukup vaksin dan obat antibodi dengan memakai dana cadangan.

Dana ini adalah tambahan anggaran 5 triliun yen (Rp 654 triliun) untuk tahun fiskal 2021. Jepang masih punya sisa dana cadangan sebesar 2,6 triliun yen (Rp 340,2 triliun).

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Pinjaman Tanpa Bunga

Foto udara ini menunjukkan Menara Tokyo, saat kota tersebut bersiap untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Tokyo 2020, di Tokyo pada 19 Juli 2021. Dengan mempertimbangkan penyebaran virus COVID-19, pelaksanaan Olimpiade Musim Panas 2020 diadakan tanpa kehadiran penonton. (Yuki IWAMURA/AFP)
Foto udara ini menunjukkan Menara Tokyo, saat kota tersebut bersiap untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Tokyo 2020, di Tokyo pada 19 Juli 2021. Dengan mempertimbangkan penyebaran virus COVID-19, pelaksanaan Olimpiade Musim Panas 2020 diadakan tanpa kehadiran penonton. (Yuki IWAMURA/AFP)

Pemerintah Jepang juga menyiapkan dana pinjaman sebesar 154,9 miliar yen (Rp 20,2 triliun).

Dana itu dapat tersedia sebesar 200 ribu yen (Rp 26 juta) bagi tiap keluarga Jepang yang terdampak parah selama pandemi. Apalagi saat ini ada pembatasan yang diperpanjang hingga November.

Ada juga dana 84,1 miliar yen (Rp 11 triliun) bagi bisnis yang kesulitan karena harus meliburkan karyawannya akibat memburuknya situasi. Saat ini, Jepang sedang berusaha melawan varian Delta. Total kasus corona di Jepang mencapai 1,41 juta kasus.

(1 yen: Rp 130)

Infografis COVID-19:

Infografis Rencana Vaksin Ketiga Covid-19 Berbayar di 2022. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Rencana Vaksin Ketiga Covid-19 Berbayar di 2022. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel