Jepang Teliti Sumber Daya Alam Langka

Tokyo (AFP/ANTARA) – Japan akan meluncurkan suvei atas dasar laut Samudera Pasifik, kata seorang pejabat pada Jumat, dengan harapan menemukan sumber daya bumi langka dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan industrinya yang berteknologi tinggi dan mengurangi ketergantungan kepada China.


Peneliti dari Badan Kelautan-Ilmu Bumi dan Teknologi Jepang akan memulai penelitian pada 21 Januari di dasar laut dekat kepulauan Minamitorishima, sekitar 2000 kilometer (1250 mil) dari Tokyo bagian tenggara, tuturnya.


Menemukan cadangan energi dalam skala besar di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif Jepang terbukti akan mendorong industri Jepang, yang saat ini masih bergantung pada impor dari China.


Survei tersebut akan diikuti dengan penemuan awal oleh Profesor Universitas Tokyo, Yasuhiro Kato yang mengambil sampel lumpur dari sebuah lokasi.


Dia mengatakan bahwa lumpur tersebut mengindikasikan adanya simpanan sebesar 6,78 juta ton sumber daya mineral yang berharga, angka tersebut sama dengan jumlah 220 kali energi yang digunakan industri Jepang setiap tahunnya.


Sumber daya bumi langka tersebut akan digunakan untuk membuat sejumlah besar produk berteknologi tinggi, termasuk magnet yang sangat kuat, baterai, lampu LED, mobil listrik, laser, pembangkin tenaga angin, dan rudal.(mr/ml)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.