Jepang Tunjuk Menteri Kesepian untuk Atasi Kesendirian pada Perempuan, Apa Tugasnya?

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Tingkat kesepian yang cukup tinggi di Jepang meningkatkan tingkat stres di kalangan masyarakat. Hal ini tercermin dari angka bunuh diri yang terus meningkat selama 10 tahun terakhir.

Rasa kesepian yang dialami oleh kebanyakan perempuan di Jepang, membuat Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menunjuk Tetsushi Sakamoto untuk menjadi menteri kesepian. Tugas dari seorang menteri kesepian adalah mencari cara untuk bisa mengurangi beban masyarakat yang merasa sendiri di situasi sulit.

"Perempuan terutama merasa lebih terisolasi dan angka bunuh diri mengalami peningkatan. Saya ingin Menteri Kesepian mengusut masalah ini dan mengajukan strategi yang komprehensif," tutur Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga.

Tidak hanya Jepang

Ilustrasi Kesepian Credit: unsplash.com/Anthony
Ilustrasi Kesepian Credit: unsplash.com/Anthony

Perdana Menteri Jepang juga menekankan angka bunuh diri yang cenderung meningkat. Ia berharap bisa segera dibentuk forum darurat untuk menawarkan solusi secepatnya.

Menteri Kesepian Tetsushi Sakamoto sendiri berharap bisa menawarkan aktivitas positif untuk mencegah peningkatan rasa kesepian dan sendir pada warganya.

Jepang bukan negara pertama yang mengambil langkah untuk mengatasi masalah kesepian pada warganya. Di Inggris, dibentuk kabinat dengan beberapa menteri untuk melawan kesepian pada 2018. Hal ini menjadi upaya pemerintah Inggris untuk membantu orang-orang yang sudah lanjut usia yang kerap mengalami masalah kesepian di usia senjanya.

Simak video berikut ini

#Elevate Women