Jepang -Vietnam Berjanji Bekerja Sama Hadapi Tantangan Regional

Hanoi (AFP/ANTARA) - Vietnam dan Jepang harus “memainkan sebuah peranan yang lebih aktif” dalam mengelola perdamaian dan keamanan regional, tutur Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada Rabu, saat menghadapi ketegangan maritim yang meningkat dengan China.


Kedua negara tersebut, yang keduanya terjebak dalam sengketa sengit dengan Beijing atas pulau-pulau yang disengketakan di Laut china Selatan yang kaya akan sumber daya alam, mengatakan mereka akan bekerja menuju kerja sama yang lebih erat setelah pertemuan di Hanoi pada Rabu.


Mengutip “tantangan yang berkembang” di Asia Pasifik, Abe mengatakan kedua negara seharusnya memperdalam hubungan mereka.


Mereka “seharusnya meningkatkan dialog politik dan keamanan serta bekerja sama,” Abe mengatakan pada para wartawan melalui seorang penerjemah setelah pertemuan tertutup dengan mitranya dari Vietnam.


Kedua negara sudah “sepakat mempromosikan sebuah kemitraan strategis (dan) memainkan peran yang lebih aktif dalam perdamaian dan keamanan wilayah,” tambahnya.


Perdana Menteri Nguyen Tan Dung mengatakan pada sebuah konferensi pers gabungan yang singkat, kedua negara menginginkan semua sengketa regional diselesaikan “melalui negosiasi damai atas dasar hukum internasional.” Dia tidak menjelaskan lebih lanjut.


Abe dan Dung juga mengumumkan sebuah janji baru berupa bantuan 500 juta dolar Amerika (sekitar Rp4,82 triliun) pada Rabu, tanpa merinci tujuan bantuan tersebut.(ac/mp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.