Jerman Jinakkan Lagi Bom Era Perang Dunia II, Kali Ini Seberat 500 Kilogram

Liputan6.com, Frankfurt - Pada Jumat pagi (5/6/2020) polisi Jerman dan para petugas pemadam kebakaran, masih disibukkan oleh kegiatan mengamankan kawasan di dekat sebuah gedung pertemuan besar di Frankfurt, dalam usaha menjinakkan bom era Perang Dunia II yang baru-baru ini ditemukan di sebuah proyek konstruksi.

Sekitar 2.700 orang diminta mengungsi sewaktu mereka mengurung kawasan itu, kata pihak berwenang.

Hal ini dilakukan sebagai tindakan berjaga-jaga sewaktu menjinakkan bom seberat 500 kilogram. Selain itu, layanan bis dan kereta yang melintasi kawasan tersebut juga dihentikan.

Pada tengah hari Jumat 5 Juni 2020, para pakar bom dilaporkan mulai berusaha menjinakkan bom, dan mereka memperkirakan upaya tersebut akan selesai pada jam makan malam di hari itu. 

Penemuan bom dari era perang tersebut relatif masih sering terjadi di Jerman, walaupun Perang Dunia II telah berakhir 75 tahun lalu, seperti dikutip dari VOA Indonesia, Sabtu (6/6/2020).

Penemuan Dua Bom Pada 2019

Ilustrasi suasana pemboman Copenhagen saat Perang Dunia II. (Sumber National Museum of Denmark)

Sebelumnya, pada Juni 2019, penemuan dua bom ditemukan di sebelah utara Frankfurt, yang diantaranya adalah satu bom Jerman seberat 250 kilogram, dan satu bom Amerika seberat 50 kilogram.

Karena dianggap tidak aman untuk dijinakkan, bom Jerman tersebut terpaksa diledakkan, sementara bom Amerika berhasil dijinakkan. Pada kejadian itu, lebih dari 2.500 orang terpaksa dievakuasi sebagai langkah pengamanan.

Sebuah bom lain juga meledak di sebuah tanah lapang di Jerman bagian barat, pada dua hari sebelumnya dan menghasilkan sebuah lubang besar. Umumnya, bom-bom era perang yang belum meledak merupakan peninggalan operasi militer Sekutu melawan Nazi Jerman pada saat itu.

Saksikan Video Berikut Ini: