Jerman Terancam Kehabisan Tisu Toilet

Merdeka.com - Merdeka.com - Krisis energi yang sedang menimpa pasar Eropa dapat berdampak ke berbagai sektor, salah satunya produksi tisu toilet.

"Krisis di pasar gas Eropa dapat menyebabkan berkurangnya produksi tisu toilet di Jerman," jelas Ketua Asosiasi Industri Kertas Nasional, Martin Krengel, dikutip dari laman Russia Today, Jumat (26/8).

Krengel menyampaikan para produsen sangat bergantung pada gas untuk memproduksi tisu.
"Tanpa itu, kami tidak akan bisa lagi mengamankan pasokan," ujarnya.

"Dalam krisis energi saat ini, prioritas utama kami adalah menyediakan komoditas penting ini kepada masyarakat," lanjutnya.

Dalam laporan Die Paperindustrie, penggunaan kertas toilet setiap tahun di Jerman adalah 134 gulungan per warga. Namun warga Jerman terancam kehabisan tisu toilet karena produksinya akan berkurang jika pabrik-pabrik kertas kekurangan gas.

Asosiasi Kertas Baravia bulan lalu juga memperingatkan jika pabrik kertas dipaksa untuk bekerja dengan kapasitas gas yang kurang, maka mereka hanya akan mendapat kerugian.

Keputusan Jerman dan Uni Eropa untuk mengurangi pasokan gas alam dari Rusia menjadi salah satu penyebab terjadinya krisis energi. Jika keputusan ini tetap dipertahankan, maka industri lain turut akan terancam.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan [pan]