Jerman Tersingkir dari Piala Dunia, Ini Flashback Reaksi Netizen di Ranah Media Sosial

Bola.com, Jakarta - Berstatus tim yang punya nama besar, Timnas Jerman jangan sampai keok lagi ya di Piala Dunia 2022. Tak ada alasan, armada Hansi Flick harus membawa pulang gelar juara dari Qatar.

Dalam perburuan gelar di pentas terakbar empat tahunan, Panser Eropa mengawali perjuangan berat dari fase Grup E. Nantinya, tiga tim siap menanti dengan wajah sangar, yakni Jepang, Kosta Rika, dan Spanyol.

 

Wajib Waspada

Para penggemar Timnas Jerman wajib waspada dengan apa yang bakal mereka hadapi di Piala Dunia 2022. Maklum, bukan tidak mungkin nasib mengenaskan kembali terjadi.

Meski di atas kertas kekuatan Jerman lebih bagus, tak ada jaminan mereka bisa ringan melenggang ke babak berikutnya. Jepang, Kosta Rika dan Spanyol punya kapasitas tersendiri, dan itu tidak akan mudah.

 

4 Tahun

3. Hirving Lozano (Meksiko) - Pemain 22 tahun ini sukses mempecundangi juara bertahan Jerman lewat gol tunggalnya. Kecepatan serta kekuatan fisik menjadikanya sebagai senjata timnas Meksiko untuk membongkar pertahanan lawan. (AP/Antonio Calanni)
3. Hirving Lozano (Meksiko) - Pemain 22 tahun ini sukses mempecundangi juara bertahan Jerman lewat gol tunggalnya. Kecepatan serta kekuatan fisik menjadikanya sebagai senjata timnas Meksiko untuk membongkar pertahanan lawan. (AP/Antonio Calanni)

Empat tahun lalu di Rusia, Jerman babak belur. Datang ke Rusia sebagai juara bertahan, onde mandeee... Jerman tak mampu beranjak dari fase grup. Terkubur di dasar klasemen Grup C, Jerman hanya meraup sebiji kemenangan dari Swedia (2-1).

Dua laga lagi berakhir getir. Meksiko memermak Jerman dengan skor 1-0 dan dipermalukan Korea Selatan dua gol tanpa balas. Saat itu, Korea Selatan diarsiteki Shin Tae-yong, yang kini mendapat kepercayaan menukangi Timnas Indonesia.

 

Sejarah Kelam

Pemain Jerman, Toni Kroos, tampak kecewa usai ditaklukkan Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Rusia, (27/6/2018). Jerman takluk 0-2 dari Korea Selatan. (AFP/Luis Acosta)
Pemain Jerman, Toni Kroos, tampak kecewa usai ditaklukkan Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Rusia, (27/6/2018). Jerman takluk 0-2 dari Korea Selatan. (AFP/Luis Acosta)

Tuaian buruk di Rusia merupakan sejarah terkelam Die Mannschact di ajang balbalan paling bergengsi besutan FIFA. Sebagai pemegang empat gelar kampiun Piala Dunia, hasil di Negara Beruang Merah merupakan aib.

Terbukti, tak lama setelah arnmada Joachim Löw terkapar, Manuel Neuer dkk langsung mendapat kiriman deras kritikan plus cibiran. Dari fans biasa sampai legenda ramai-ramai menumpahkan uneg-uneg via sosial media.

"Ketika Anda tidak memenangkan pertandingan ini, Anda tidak memiliki apa-apa untuk dilakukan di tahap berikutnya! (Jerman) tidak pantas berada di sana! Titik!," semprot Mario Basler, eks pemain Bayern Munchen.

 

Ballack Berang

Tak mau ketinggalan, Michael Ballack juga tak kalah berang. Mantan pemain Bayern Munchen yang pernah merasakan kerasnya Premier League dalam balutan jersey Chelsea itu mempertanyakan beberapa hal. Hal itu terkait kepepimpinan, kepribadian, hingga mentalitas pelatih dan pemain.

"Anda selalu bisa keluar lebih awal dengan tim yang buruk, tetapi tidak dengan tim seperti ini. Penilaian jujur harus dimulai. Kepemimpinan?, Kepribadian?, Mentalitas?" cuit Ballack.

 

Ucapan Rosberg

Para pemain Jerman tampak kecewa usai ditaklukkan  Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Rusia, (27/6/2018). Jerman takluk 0-2 dari Korea Selatan. (AFP/Luis Acosta)
Para pemain Jerman tampak kecewa usai ditaklukkan Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Rusia, (27/6/2018). Jerman takluk 0-2 dari Korea Selatan. (AFP/Luis Acosta)

Mantan juara F1, Nico Rosberg, saking gondoknya sampai tak menulis apa-apa di akun Twitter miliknya. Itu menandakan isi hati yang nelangsa sengsara melihat kehancuran tim kesyangan.

Bintang NBA kelahiran Würzburg, Dirk Nowitzki, mengaku butuh waktu untuk meredakan kekecewannya. "Tak bisa bicara. Gue butuh waktu...." tulisnya. Fans juga mempertanyakan terkait keputusan Löw yang membawa winger tokcer Manchester City, Leroy Sane. Padahal, Sane memahat musim yang mengerikan bersama The Citizens.

 

Bisa Apa

Selain membawa City memenangkan Liga Inggris dan Piala Liga Inggris, Sane juga terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Inggris 2017-2018. Orang bijak bilang, belajarlah dari sejarah.

Nah, Jerman kudu ekstra hati-hati nih. Meski masuk daftar unggulan, namun pasukan Hansi Flick kudu tetap ekstra waspada. Jangan terlena dengan nama besar. Ingat, sepak bola bukan matematika. Semua bisa terjadi di lapangan hijau. Waspadalah...waspadalah..