Jeruk Nipis Hambat Pembentukan Batu Ginjal

TRIBUNNEW.COM, JAKARTA - Jeruk nipis tak hanya baik bagi pencernaan. Buah mungil ini juga bagus untuk menghambat terbentuknya batu ginjal.

"Menurut penelitian di Jogja pada orang dewasa, air sitrat atau jeruk nipis dapat menghambat proses pembentukan kristal," ujar dr. Dharmeizar, Sp.PD-KGH, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), dalam Hari Ginjal Sedunia, Rabu (6/3/2013), di Jakarta.

Kristal atau batu ginjal memiliki komposisi campuran. Yaitu kalsium, fosfat, oksalat, serta asam urat. Jika seseorang memiliki sitrat rendah dalam tubuhnya, ia akan mudah terkena batu ginjal.

Air jeruk nipis ini dapat dikonsumsi bagi mereka yang memiliki batu ginjal. Dengan anjuran setiap hari, dua butir jeruk nipis yang diambil sarinya dan dapat dicampurkan dengan air mineral.

Namun jeruk nipis bukan merupakan satu-satunya minuman yang dianjurkan untuk mencegah atau menangani batu ginjal. Tetapi diimbangi pula dengan menjaga pola hidup sehat secara keseluruhan.

Berolahraga, menjaga kadar gula darah tetap stabil, menjaga tekanan darah dalam batas normal, mengonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan, tidak merokok dan mengonsumsi obat tanpa memeriksakan fungsi ginjal terlebih dahulu, serta banyak minum air putih.

"Minimal mnum air putih dua liter per hari, supaya urin cukup encer, dan tidak terbentuk kristal, dan sebaiknya mengurangi makanan yang mengandung protein tinggi. Kurang dari 50 gram protein per hari," jelasnya.

Ketika disinggung apakah seharusnya minum air mineral (air putih) saja atau air yang mengandung elektrolit, Dhameizar mengatakan cukup air mineral.

"Air putih sudah cukup, kalau elektrolit kan sudah banyak didapatkan dari pisang dan pepaya. Jadi nggak perlu mahal-mahal beli air elektrolit, makan pisang saja," tandasnya. (Agustina NR)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.