Jibaku Tim SAR dalam Pencarian Korban Perahu Terbalik Waduk Kedungombo

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Boyolali - Tim gabungan SAR dari Solo Raya ikut mencari 9 korban kecelakaan air di wisata Kadung Ombo, Boyolali. Tim gabungan sore langsung melakukan penyelaman dan pencarian di kedalaman sekitar 40 meter di dasar Waduk Kedungombo.

Langkah cepat penanganan korban tenggelam di Waduk Kedungombo, terus dilakukan. Tim bantuan dari tiga kabupaten yakni Boyolali, Grobogan dan Sragen dikerahkan guna mencari korban perahu terbalik yang belum ditemukan.

Bupati Grobogan Sri Sumarni yang mendapat kabar sejumlah warganya jadi korban perahu tenggelam ikut mendatangi lokasi insiden tenggelamnya perahu wisata. Bersama Kapolres AKBP Juri Leonard Sihaan Kabupaten Grobogan juga aktif melakukan evakuasi.

“Kita (kabupaten Grobogan) ikut bantu evakuasi. BPBD dan PMI ikut membantu pencarian. Selain membantu di lapangan, kita juga minta camat dan kades dampingi keluarga korban tenggelam di rumah duka,” tambahnya.

Menurut dia, ada beberapa korban warga Kabupaten Grobogan. “Kabar yang kita terima perahu kecil dimuati 20an penumpang. Harusnya pengelola wisata juga memperhatikan faktor keselamatan pengunjung,” ucapnya.

Slamet, petugas Kedungombo menjelaskan, tim SAR masih melakukan pencarian korban perahu terbalik yang belum ditemukan. Tim SAR Soloraya ikut terlibat dalam pencarian ini.

“Belum dilakukan penyelaman. Masih persiapan. Kedalaman 30 lebih," ucap dia.

Nama-Nama Korban

Rustam petugas Waduk Kadungombo, lainnya mengatakan kemungkinan korban hanyut ke Sungai Serang sangat kecil.

“Ada filter. Jadi kemungkinan hanyut ke Serang tidak mungkin. Kemungkinan masih ada di sekitar lokasi tenggelam di Kemusu, Boyolali,” katanya saat memberi keterangan ke Polres Grobogan.

Polres Boyolali sedang melakukan pendataan identitas 9 korban penumpang perahu tenggelam yang telah ditemukan meninggal dan belum ditemukan di Waduk Kedung Ombo (WKO) Dukuh Bulu Desa Wonoharjo Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali Jawa Tengah, Sabtu.

Menurut Kepala Polsek Kemusu Polres Boyolali AKP Cahyo Nugroho, 9 korban tenggelam yang belum ditemukan tiga orang dewasa yakni Siti Mukaromah, warga Karangmalang RT 9/RW 3, Pilangrejo, Juwangi, Boyolali, Najwa Kaira Wilda, warga Karangmalang RT 9/RW 3 Pilangrejo, Juwangi, Boyolali, Niken Safitri, warga Kangkungan RT 01/RW 5 Ketro, Karangrayung, Grobogan.

Enam korban lainnya anak-anak yakni Tituk Mulyani, warga Krasak RT 4/RW 8, Mojoagung, Karangrayung, Grobogan, Tias Iriana, warga Karangmalang RT 9/RW 3, Pilangrejo, Juwangi, Boyolali, Zamzam, warga Karangmalang, RT 9/RW 3, Pilangrejo, Juwangi, Boyolali, Jalal, warga, Karangmalang, RT 9/RW 3, Pilangrejo, Juwangi, Boyolali, Acex Jalil Rasyid, warga Karangmalang, RT9/RW 3, Pilangrejo, Juwangi, Boyolali, dan Desti, warga Karang manis, RT 34/RW 1, Juwangi, Boyolali.

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel