Jika Anak Cenderung ke Salah Satu Orangtua, Ini 7 Solusi yang Tepat Dilakukan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Figur orangtua sangat berarti bagi anak. Pendekatan diri kepada anak dibutuhkan sejak dini.

Orangtua meletakkan dasar moral dan empati yang dimiliki oleh anak sebelum anak belajar dari lingkungan sekitarnya. Maka dari itu, peran orangtua bagi anak besar karna ditampilkan dalam perbuatan sehari-hari.

Semakin bertumbuh anak semakin bisa mengekspresikan dirinya, salah satunya dengan kecenderungan anak terhadap salah satu orangtuanya.

Kecenderungan anak sangatlah memilukan bagi orangtua. Tampaknya mereka menghabiskan waktu lebih banyak dengan pasangan kita dibanding kita sendiri.

Dikutip dari laman Bright Side, berikut hal yang harus dilakukan oleh orangtua untuk mengatasi kecenderungan anak terhadap orangtua :

1. Cari Tahu Mengapa Hal Itu Terjadi

Ilustrasi Ekspresi Sedih Credit: pexels.com/Masha
Ilustrasi Ekspresi Sedih Credit: pexels.com/Masha

Menghabiskan waktu yang banyak dengan anak, sehingga anak mencari "orang baru". Sebaliknya, bisa jadi anak menyukai orangtua yang banyak menghabiskan waktu bersamanya karena orangtua itu lebih tau apa yang mereka inginkan.

Untuk mengatasi masalah ini, anda dan pasangan dapat menghabiskan jumlah waktu yang sama bersama anak.

2. Ingatlah Bahwa Itu Akan Berlalu

Ilustrasi sedih, kecewa. (Photo by whoislimos on Unsplash)
Ilustrasi sedih, kecewa. (Photo by whoislimos on Unsplash)

Sulit bagi anak untuk memahami mencitai dua orang sekaligus, balita dapat tertarik pada ibu, begitupun sebaliknya kepada ayahnya.

Untuk mengatasi masalah ini, anda butuh waktu untuk mereka tumbuh dari fase ini.

3. Kendalikan Perasaan

Ilustrasi Kisah Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Kisah Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Credit: pexels.com/pixabay

Cobalah untuk tidak terlalu emosional dan menyerang anak.

Mengatakan dengan tenang kepada anak jika merasa sedih ketika mereka memilih pasangan Anda sepanjang waktu, hal ini akan membantu berkomunikasi lebih baik dan dapat mengajari untuk berempati.

4. Berempati dengan Anak

ilustrasi masak bareng keluarga saat puasa/pexels
ilustrasi masak bareng keluarga saat puasa/pexels

Terkadang anak menolak bantuan dari Anda karena lebih memilih bantuan dari pasangan.

Jika hal ini terjadi, tunjukkan pada anak bahwa Anda memahami perasaan mereka dan menjelaskkan mengapa seperti itu maka andalah yang akan membantu mereka.

5. Ingatkan Diri Betapa Berharganya Anda

Ilustrasi Zodiak Leo Credit: pexels.com/Allef
Ilustrasi Zodiak Leo Credit: pexels.com/Allef

Jangan biarkan anda merasa bahwa anda adalah orangtua yang buruk karna anak lebih memilih pasangan anda.

6. Jangan Lupakan Batasan

Seiring dengan bermunculannya varian baru COVID-19, para ahli menyarankan untuk mengenakan dua masker untuk melindungi diri. Efektifkah? | ilustrasi foto: pexels.com/@cottonbro
Seiring dengan bermunculannya varian baru COVID-19, para ahli menyarankan untuk mengenakan dua masker untuk melindungi diri. Efektifkah? | ilustrasi foto: pexels.com/@cottonbro

Penting untuk bersikap tegas kepada anak. Mungkin Anda sering kali menyerah pada keinginan anak sehingga anak anda mungkin belajar memanipulasi.

Maka dari itu penting untuk menetapkan dan mempertahankan batasan.

7. Sebutkan Sisi Positif Orangtua Lainnya

Ilustrasi makan keluarga (pexels)
Ilustrasi makan keluarga (pexels)

Menekankan sisi baik pasangan saat bersama anak, seperti kesamaan, memiliki karakteristik yang disukai anak.

Penulis : Alicia Salsabila

Infografis 4 Poin Utama Cegah Klaster Keluarga. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 4 Poin Utama Cegah Klaster Keluarga. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel