Jika dibayar Rp9 triliun Tyson Fury siap naik ring tinju lagi

Jawara kelas berat WBC Tyson Fury mengatakan bahwa dirinya sudah "selesai" dengan dunia tinju, tapi siap naik ring lagi apabila dijanjikan bayaran 500 juta poundsterling (sekira Rp9 triliun).

April lalu Fury memukul KO sesama petinju Inggris Dillian Whyte untuk mempertahankan sabuk juaranya sebelum menyampaikan langsung ke para penggemar bahwa ia akan menepati janjinya kepada istrinya untuk pensiun.

"Saya sudah memenangi segalanya, seorang ksatria hanya melakukan apa yang dilakukan seorang ksatria. Tapi pria di dalam ksatria itu sudah selesai bertarung," kata Fury kepada Daily Telegraph seperti dilansir Reuters pada Sabtu.

Baca juga: Tyson Fury siap naik ring tinju lagi jika bayarannya cocok

"Tinju -- maupun pertarungan profesional -- saya sudah selesai dengan itu semua ... Saya sudah melakukan semua yang diminta, mengalahkan setiap lawan yang saya hadapi dan kemudian menjalani hidup sesudahnya -- bukankah itu sesuatu yang indah dan luar biasa?"

Fury kemudian ditanya berapa besar nominal uang yang bisa menggodanya kembali ke atas ring tinju dan menjawabnya dengan tegas "500 juta poundsterling".

"Jadi kalau ada orang yang mau membayar sebesar itu, dan saya pikir di luar sana ada banyak orang yang memiliki uang lebih dari itu, saya akan kembali. Tapi hingga hari itu tiba, kaput, saya selesai. Dan jika ada seseorang yang ingin membuang setengah miliar poundsterling, saya rasa moralitas saya akan diuji," ujar Fury.

Dalam kesempatan berbeda, pada April lalu, istri Fury, Paris, mengatakan suaminya mungkin akan kembali untuk gelar juara dunia undisputed melawan pemenang antara Anthony Joshua menghadapi Oleksandr Usyk.

Baca juga: Fury ingin jajal pemenang pertarungan Joshua vs Usyk
Baca juga: Fury pertahankan gelar kelas berat WBC setelah menang TKO atas Whyte

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel