Jika Inggris Juara EURO 2020, 300.000 Orang Minta Hari Libur

·Bacaan 1 menit

VIVA – Suporter Timnas Inggris antusias menyambut final EURO 2020. The Three Lions akan berhadapan dengan Italia di Wembley Stadium, Senin dini hari WIB 12 Juli 2021.

Ini adalah final pertama Inggris di kejuaraan empat tahunan benua Eropa. Dan bagusnya, mereka akan menjamu Timnas Italia di markas sendiri. Akan jadi menguntungkan ketika mereka dapat dukungan penuh dari suporter.

60 tahun EURO berjalan, Inggris baru kali ini mencapai final. Suporter tak mau melewatkan momen bahagia ini begitu saja. Jika skuad asuhan Gareth Southgate menang, mereka meminta dijadikan hari libur sehari setelahnya.

Mengutip ESPN, 300.000 orang sudah menandatangani petisi ini. Mereka membuatnya di laman resmi Parlemen Inggris. Mereka mau hari Senin waktu setempat dijadikan hari libur bagi seluruh masyarakat Negeri Ratu Elizabeth.

Waktu pertandingan nantinya jatuh pada hari Minggu pukul 8 malam waktu setempat. Itu artinya, ketika Inggris juara, para suporter akan bersuka cita. Kemungkinan hingga malam hari.

Situasi tersebut tentunya akan menguras tenaga para suporter. Mereka mau merayakan sejarah baru ini dengan maksimal sehingga momennya benar-benar bisa dinikmati.

"Kemenangan bersejarah ini harus dirayakan. Diharapkan tim jadi pemenang. Untuk parad gelar juara, dan hari libur akan jadi waktu yang tepat untuk melakukannya," demikian keterangan dalam petisi.

Alasan lainnya yang terdapat dalam petisi adalah momen ini sebagai gerakan pembangkit roda ekonomi yang sempat lumpuh akibat pandemi COVID-19. Dengan adanya hari libur, masyarakat akan bisa berbelanja.

"Orang Inggris tentu ingin terus menikmati kemenangan, memberikan industri ritel dan rekreasi sebuah peluang yang sangat dibutuhkan untuk menutupi pendapatan yang hilang."

Dalam aturan resminya, Parlemen Inggris menyatakan bahwa setiap petisi yang diajukan melalui laman mereka harus dipertimbangkan dan diperdebatkan dalam rapat. Syarat utamanya adalah tanda tangan melebihi 100.000 orang.

Itu artinya, jumlah petisi yang mencapai 300.000 mengharuskan Parlemen Inggris untuk membawanya ke rapat. Tapi sampai berita ini ditayangkan, belum ada kabar terbaru.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel