Jika Jadi Ketum Kadin, Anindya Bakrie Siap Kembangkan Industri Kopi

Hardani Triyoga, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Calon Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengapresiasi dan mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) atas deklarasi dukungan terhadapnya.

Anindya mengaku menjalin komunikasi bersama pihak AEKI. Ia menyebut ada berbagai rencana pengembangan industri kopi di Tanah Air guna ikut membantu meningkatkan perekonomian Indonesia.

"Karena malau kita lihat di dalam industri kopi ini, total itu ada dua juta stakeholder dan ini bukan jumlah yang kecil, tapi sangat besar. Sehingga mampu memberikan devisa hingga mencapai Rp18 triliun per tahun," kata Anindya di kantor AEKI, kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 3 Mei 2021.

Anindya menambahkan jika dilihat dari konsumsi dalam negeri, kontribusi industri kopi bagi negara sudah mencapai sekitar Rp50 triliun per tahun. Karenanya, industri kopi yang terlihat kecil ini ternyata memiliki potensi yang sangat besar sekali.

"Baik dari segi stakeholders-nya, devisanya, maupun dari segi jumlah konsumsi domestiknya," ujarnya.

Maka itu, Anindya memastikan apabila terpilih menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia periode selanjutnya nanti, maka upaya pengembangan industri kopi di Tanah Air memang harus dikembangkan lebih jauh.

Sebab, menurutnya masih banyak potensi lain yang juga harus digali lebih dalam. Hal ini agar industri kopi Indonesia bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri sekaligus merajai pangsa pasar kopi secara internasional.

"Jadi, ketika banyak anak muda sekarang suka nongkrong di Starbucka atau Kopi Kenangan, ternyata di sini, di AEKI inilah sebenarnya pusatnya (untuk mengatur dan mengelola industri kopi)," kata Anindya.

"Kami merasa bersyukur dengan dukungan yang diberikan oleh AEKI ini. Maka, baik dari kami maupun dari tim sukses kami, kami mengucapkan terima kasih untuk deklarasi dan dukungannya," ujarnya.