Jika Kasus Omicron Meningkat, DKI Jakarta Akan Terapkan Lockdown Lokal

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan apabila penyebaran omicron semakin meluas, maka akan ada opsi penerapan lockdown lokal atau micro lockdown di Jakarta.

“Nanti kalau ada penyebaran baru ini tentu ada kebijakan yang ditetapkan sesuai aturan di antaranya bisa saja dilakukan lockdown lokal di tempat tertentu,” kata Ariza pada wartawan, Senin (10/1/2022).

Ariza belum membeberkan syarat dan detail lockdown lokal, ia menyebut kebijakan itu baru akan diterapkan bila ada lonjakan.

“Nanti kita akan tindaklanjuti lagi, kita akan liat situasi kondisinya sesuai fakta dan data yang ada. Prinsipnya semua bekerja yang terbaik, memastikan warga ga terpapar virus,” katanya.

Sementara itu, Dinkes DKI juga menyatakan adanya penerapan penguncian wilayah berskala mikro atau micro lockdown di beberapa lokasi menyusul peningkatan kasus Omicron.

"Dari wilayah diterapkan 'micro lockdown' yang dikelola pimpinan setempat dan masyarakat disana," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia.

Minta Warga Krukut Bersabar

Terkait detail berapa lokasi di DKI yang sudah dan akan ada micro lockdown, Dinkes belum menjelaskan detailnya.

Sementara itu, Wagub DKI meminta warga Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat yang terpapar varian Omicron untuk bersabar.

"Semua sedang diatasi ya, kami tunggu (data baru) bersabar biarlah petugas mengatasinya menanganinya dengan baik ya," kata Ariza.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel