Jika Timnas Indonesia Gagal Juara Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Akan Dievaluasi Exco dan Direktur Teknik PSSI

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Ketua PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tetap akan dievaluasi baik mampu atau gagal menjuarai Piala AFF 2020.

Shin Tae-yong masih punya kontrak sebagai manajer pelatih Timnas Indonesia hingga 2024.

Shin Tae-yong diberikan target tinggi oleh PSSI di Piala AFF 2020. Arsitek asal Korea Selatan itu diminta membawa Timnas Indonesia ke podium terbaik

Iriawan mengungkit janji Shin Tae-yong ketika Timnas Indonesia mengalahkan Chinese Taipei pada babak Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Thailand, Oktober 2021.

Ketika itu, Shin Tae-yong disebutnya bersedia menerima konsekuensi bila Timnas Indonesia tidak dapat menyingkirkan Chinese Taipei.

"Dalam satu pekerjaan pasti ada evaluasi. Saat Kualifikasi Piala Asia 2023 pun, Shin Tae-yong menyampaikan kepada kami, jika tidak bisa maksimal, dia siap untuk disanksi," kata Iriawan setelah latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Jakarta Pusat, Rabu (10/11/2021).

"Tapi akhirnya Timnas Indonesia menang. Peringkat FIFA timnas juga naik. Jadi, saya akan serahkan kepada tim evaluasi yang dipimpin oleh Exco dan Direktur Teknik PSSI. Saya kira timnas senior juga sudah menang, jadi ada performa yang meningkat dan baik," jelas Iriawan.

vidio:Shin Tae-yong Sebut Egy Maulana Vikri dan Elkan Baggott Diizinkan Klub untuk Bela Timnas Indonesia

Iwan Bule Isyaratkan Puas dengan Kinerja Shin Tae-yong

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong. (PSSI).
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong. (PSSI).

Iriawan mengisyaratkan telah puas dengan kinerja Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, baik di timnas senior maupun timnas U-23.

Dia mengambil contoh ketika Shin Tae-yong memoles Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 di Tajikistan pada akhir Oktober 2021.

Tim berjuluk Garuda Muda itu mampu merepotkan Australia U-23 sehingga hanya kalah dengan 2-4 dalam dua leg Grup G.

"Waktu lawan Australia U-23 tidak jelek-jelek banget. Meski kami kalah, tapi terhormat. Timnas Indonesia U-23 betul-betul semangat, betul-betul ada daya dobrak mau menang," ucap Iriawan.

"Kami kalah 0-1 lho, kalah 2-3 lho, jarang sekali. Biasanya kan 1-6, 1-5. Itu menjadi pertimbangan kami dan tim evaluasi di PSSI," tutur pria yang karib dipanggil Iwan Bule itu.

Tim Evaluasi PSSI untuk Shin Tae-yong

Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, didampingi Indra Sjafri, saat sesi latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pemain mengikuti seleksi untuk memperkuat skuat utama Timnas Indonesia U-19. (Bola.com/M Iqbal Ic
Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, didampingi Indra Sjafri, saat sesi latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pemain mengikuti seleksi untuk memperkuat skuat utama Timnas Indonesia U-19. (Bola.com/M Iqbal Ic

Lantas, siapa saja tim dari PSSI untuk mengevaluasi Shin Tae-yong pasca-Piala AFF di Singapura pada 5 Desember 2021-1 Januari 2022.

Tim PSSI itu terdiri dari dua anggota Exco PSSI, Endri Erawan dan Haruna Soemitro, Sekjen PSSI, Yunus Nusi, dan Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri.

"Jadi ada Pak Endri, Pak Haruna, ada Sekjen PSSI, dan Dirtek PSSI. Mereka akan berdiskusi. Untuk sebelumnya, saya lihat hasilnya ternyata bagus," tutur Iriawan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel