Jika Timnas Indonesia U-19 Gelar Pemusatan Latihan di Korea Selatan, Shin Tae-yong Tidak Bisa Berburu Pemain Keturunan

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Korea Selatan tinggal menunggu waktu untuk terdepak dalam daftar kandidat lokasi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19. Negeri Ginseng kalah bersaing dari Spanyol.

PSSI punya seabrek alasan untuk tidak membawa Timnas Indonesia U-19 ke Korea Selatan. Suhu di Negeri Ginseng dianggap dingin. Selain itu, Garuda Muda, julukan tim ini, juga disebut bakal diisolasi selama 14 hari sebelum memulai latihan pertama.

Selain itu, di Korea Selatan pula, PSSI tidak bisa mengundang pemain keturunan, yang mayoritas berasal dari Belanda, untuk bergabung dalam kegiatan Timnas Indonesia U-19.

"Kalau di Korea Selatan, Timnas Indonesia U-19 tidak bisa melihat pemain yang memiliki darah Indonesia karena karantina 14 hari itu," kata Ketua PSSI, Mochamad Iriawan.

Para pemain keturunan belum tentu bersedia dikarantina selama dua pekan di Korea Selatan karena akan membuang-buang waktu. Selain itu, jarak dari Belanda ke Spanyol, kandidat terkuat lokasi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19, juga jauh lebih dekat.

Sebelumnya, pelatih Shin Tae-yong telah mengajukan sembilan nama pemain keturunan kepada PSSI. Sejauh ini, baru dua pemain, Luah Fynn Jeremy dan Kelana Noah Mahesa, yang dicoba Garuda Muda pada pemusatan latihan di Kroasia, Oktober 2020. Keduanya merupakan kakak beradik keturunan Indonesia dan Jerman.

Alasan-alasan Lainnya

Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat melakukan inspeksi ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/3/2020). Inspeksi tersebut untuk mengecek kesiapan SUGBK menjadi venue Piala Dunia U-20 2021. (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)
Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat melakukan inspeksi ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/3/2020). Inspeksi tersebut untuk mengecek kesiapan SUGBK menjadi venue Piala Dunia U-20 2021. (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

Masih ada dalih lain dari PSSI yang enggan menunjuk Korea Selatan sebagai tempat pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19. Iriawan mengklaim pihaknya belum mendapatkan persetujuan dari federasi sepak bola negara setempat.

"Kami juga belum mendapatkan persetujuan dari KFA sehingga sampai sekarang belum ada kepastian. Meski pelatih kami, Shin Tae-yong, sudah melakukan penjajakan di sana," jelas Iriawan.

"Sementara itu di Korea Selatan suhu terus turun. Sehingga dikhawatirkan pada Desember 2020, suhunya sudah minus 0 derajat. Kami juga belum mendapatkan lawan yang tangguh untuk uji coba mereka di Korea Selatan. Namun, di Spanyol, sudah ada beberapa tim yang siap melakukan uji coba," ucap pria yang karib dipanggil Iwan Bule tersebut.

Video