Jiplak Pesan TNI, OPM Bikin Propaganda Rekrut Warga Papua Jadi Teroris

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ulah kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) semakin keterlaluan. Untuk memuluskan aksi terornya terhadap warga sipil di Papua, OPM membuka pendaftaran Akademi Militer Tentara Pembebasan Nasional (TPN), milisi pemberontak yang akan dihadapi pasukan TNI.

Lewat pantauan VIVA Militer dari akun Instagram dengan nama @infokomando, sebuah unggahan berupa poster pendaftaran Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Dalam poster tersebut, ada kalimat yang telak-telak menjiplak pesan Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada rakyat Indonesia.

"Bersama OAP (Orang Asli Papua) TPN Kuat," bunyi kalimat dalam poster tersebut.

Tak hanya itu, dalam poster itu juga ada sejumlah anggota pemberontak OPM yang tengah membawa senapan serbu dan pistol. Sementara itu, seorang anggota OPM lainnya tengah melakukan sikap hormat, dengan mengenakan seragam lengkap, baret merah dan kacamata hitam.

Yang lebih konyol, terdapat pula gambar sebuah jet tempur F-16 Fighting Falcon yang ditempel di poster itu. Perlu diketahui, jet tempur F-16 itu adalah pesawat milik TNI dengan simbol bendera merah-putih yang ada di ekor pesawat.

Di sudut kiri atas poster terdapat lambang Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat. Sementara di sisi kanan, terdapat bendera bintang kejora milik kelompok teroris OPM.

Seperti halnya Akademi Militer di TNI, OPM juga menyertakan keterangan bahwa pendaftaran gratis tidak dipungut biaya. Tak lupa, untuk informasi lengkap bisa dilihat di akun media sosial dan situs resminya.

VIVA Militer mencoba menelusuri akun media sosial Facebook yang dicantumkan di poster tersebut. Namun demikian, dalam akun itu tidak ada unggahan yang menyatakan bahwa TPNPB OPM membuka pendaftaran akademi militer. Pun dengan situs resminya, yang alamatnya tidak valid.

Poster ini diduga sengaja disebarkan sebagai alat propaganda. Sebab seperti yang diketahui, sejumlah pasukan TNI akan dikerahkan ke Papua untuk menumpas kelompok teroris OPM.

Tercatat ada tiga batalyon yang siap dikerahkan untuk memerangi organisasi pemberontak itu. Ketiga pasukan tersebut adalah Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 521/Dadaha Yudha, Yonif/121 Macan Kumbang dan Yonif 315/Garuda atau yang dikenal dengan julukan "Pasukan Setan".