Joan Mir Masih Pede Kalahkan Yamaha di MotoGP, Ini Alasannya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Madrid- Joan Mir harus berjuang keras untuk mengejar ketertinggalan poin dari pembalap Yamaha, Fabio Quartararo di klasemen MotoGP. Dia kini terpaut 55 poin dari Quartararo.

Joan Mir tertahan di posisi keempat klasemen MotoGP dengan torehan tiga kali podium. Hasil ini jauh dibandingkan yang diraihnya musim lalu.

Meski begitu, Joan Mir masih pede bisa kalahkan Yamaha. Soalnya dia meyakini Suzuki punya mesin yang lebih agresif.

Yamaha dan Suzuki sama-sama menggunakan mesin dengan empat silinder sejajar (inline four cylinder). Kedua pabrikan ini bisa dimasukkan dalam grup dengan pilihan mesin yang sama.

Joan Mir tak setuju dengan pendapat itu. Meski begitu, dia mengatakan hanya bisa mengevaluasi motor Yamaha sebagai orang luar.

Komentar Mir

Pembalap Suzuki, Joan Mir, berhasil finis di peringkat ketiga, tertinggal hingga 5,760 detik dari Fabio Quartararo. (AP/Peter Dejong)
Pembalap Suzuki, Joan Mir, berhasil finis di peringkat ketiga, tertinggal hingga 5,760 detik dari Fabio Quartararo. (AP/Peter Dejong)

Mir mengatakan dia hanya bisa melihat motor Yamaha dari luar. Dia juga menganalisa dari hasil-hasil yang didapatkan Yamaha.

"Ini pertanyaan yang sulit untuk dijawab karena saya hanya bisa melihat dari luar dan hasil," ujarnya.

"Saya pikir motornya tak benar-benar sama. Benar kedua mesin punya mesin 4 silinder in line, tapi karakternya beda," dia menambahkan.

Gaya Membalap

Bukan hanya dari Fabio Quartararo, tapi bagi Miguel Oliviera serta Joan Mir yang finish di urutan kedua dan ketiga kemenangan mereka didedikasikan bagi Jason Dupasquier dengan membentangkan bendera Swiss negara asal pebalap Moto3 tersebut. (Foto: AP Photo/Antonio Calanni)
Bukan hanya dari Fabio Quartararo, tapi bagi Miguel Oliviera serta Joan Mir yang finish di urutan kedua dan ketiga kemenangan mereka didedikasikan bagi Jason Dupasquier dengan membentangkan bendera Swiss negara asal pebalap Moto3 tersebut. (Foto: AP Photo/Antonio Calanni)

Mir mencontohkan gaya membalap dari pembalap di kedua pabrikan. Dia menilai gaya membalap pembalap Suzuki lebih agresif.

"Anda lihat pembalap Yamaha membalap dengan gaya yang berbeda dengan pembalap Suzuki. Pembalap Suzuki lebih agresif, Anda juga lebih banyak bergerak. Kalau Yamaha lebih halus," ujarnya.

Klasemen MotoGP

Posisi-Perubahan-Pembalap-Asal-Tim (Motor)-Poin/Selisih

1. Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) 156

2. Johann Zarco FRA Pramac Ducati (GP21) 122

3. Francesco Bagnaia ITA Ducati Team (GP21) 109

4. Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 101

5. Jack Miller AUS Ducati Team (GP21) 100

6. Maverick Vinales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 95

7. Miguel Oliveira POR Red Bull KTM (RC16) 85

8. Aleix Espargaro SPA Aprilia Gresini (RS-GP) 61

9. Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) 60

10. Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) 50

9. Aleix Espargaro SPA Aprilia Gresini (RS-GP) 61

10. Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V) 50

11. Pol Espargaro SPA Repsol Honda (RC213V) 41

12. Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 41

13. Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha (YZR-M1) 40

14. Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 33

15. Enea Bastianini ITA Avintia Ducati (GP19) 27

16. Alex Marquez SPA LCR Honda (RC213V) 27

17. Danilo Petrucci ITA KTM Tech3 (RC16) 26

18. Jorge Martin SPA Pramac Ducati (GP21)* 23

19. Valentino Rossi ITA Petronas Yamaha (YZR-M1) 17

20. Luca Marini ITA Sky VR46 Avintia Ducati (GP19) 14

21. Iker Lecuona SPA KTM Tech3 (RC16) 13

22. Stefan Bradl GER HRC (RC213V) 11

23 = Lorenzo Savadori ITA Aprilia Gresini (RS-GP)* 4

24 = Michele Pirro ITA Pramac Ducati (GP21) 3

25 = Tito Rabat SPA Pramac Ducati (GP21) 1

Video Menarik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel