Joe Biden Akan Masukan Kembali Amerika Serikat ke WHO

·Bacaan 1 menit

DREAMERS.ID - Presiden Amerika Serikat yang baru terpilih yaitu Joe Biden untuk periode 2020-2024, telah memberikan pengumuman tentang beberapa kebijakan. Biden berjanji akan mengembalikan Amerika Serikat menjadi anggota WHO kembali, dan juga dalam kesepakatan Iklim Paris.

Pada tanggal 5 November lalu, Biden melalui akun Twitter pribadinya menyampaikan rencananya untuk kembali bergambung dalam kesepakatan Iklim Paris. Biden mengutip cuitan dari sebuah media yang menginformasikan bahwa Amerika Serikat telah resmi keluar dari Kesepakatan Iklim Paris.

"Hari ini, pemerintahan Trump secara resmi meninggalkan Kesepakatan Iklim Paris. Dan tepat 77 hari nanti, pemerintahan Biden akan kembali bergabung," kata Biden mengutip dari CNN Indonesia.


Image Source:Twitter @JoeBiden

Janji itu juga dikatakannya melaluiTwitter pada Juli lalu. "Pada hari pertama saya sebagai Presiden, saya akan bergabung kembali dengan @WHO dan memulihkan kepemimpinan kita di panggung dunia," tulis Biden.


Image Source:Twitter @JoeBiden

Rencana Trump mengakhiri hubungan Amerika Serikat dengan WHO sendiri disampaikan pada akhir Mei lalu. Hal itu sebagai buntut atas kekecewaan Amerika Serikat yang mengklaim WHO gagal dalam menangangi penyebaran virus corona.

Trump telah menuding WHO bias terhadap China berulang kali, di mana negara virus corona pertama kali ditemukan dan menyebar. Trump juga menganggap WHO tidak serius menanggapi wabah virus ini di China, hingga akhirnya menyebar ke seluruh dunia. Serta menyebut WHO adalah boneka China karena dinilai terus membelanya.

Biden berkata bahwa sudah saatnya Amerika Serikat berpegang pada pendapat para ahli dalam menangani corona."Saudara-saudara, kerja kita dimulai dengan mengendalikan virus corona," katanya dalam pidato tersebut mengutip Kompas.com.

"Pada Senin, saya akan mengumumkan nama-nama ilmuwan dan ahli sebagai penasihat transisi untuk menjadikan Rencana Penanganan Covid," tuturnya.

Berita Lainnya :

Alasan Presiden Rusia Vladimir Putin Enggan Ucapkan Selamat Kepada Joe Biden

Habib Rizieq Pulang dan Jejak Kasus 3 Tahun Selama di Arab