Joe Biden Ancam Putin Jangan Gunakan Senjata Pemusnah Massal di Ukraina

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden memperingatkan Rusia jangan menggunakan senjata nuklir kimia atau taktis di Ukraina. Menurutnya, penggunaan senjata semacam itu dapat "mengubah wajah perang yang tidak pernah terjadi sebelumnya sejak Perang Dunia II".

Dalam wawancaranya dengan Scott Pelley di acara 60 Minutes CBS, Biden ditanya apa yang akan dia sampaikan kepada Vladimir Putin jika Presiden Rusia itu mempertimbangkan menggunakan senjata pemusnah massal di Ukraina.

"Jangan, jangan, jangan," jawab Biden.

Namun Biden tidak menyebutkan apa yang akan AS lakukan jika Rusia menggunakan senjata tersebut.

"Tentunya saya tidak akan mengatakan pada Anda. Itu akan ada konsekuensinya," jawab Biden.

"Mereka akan semakin terasing di dunia daripada sebelumnya. Dan tergantung pada sejauh mana apa yang mereka lakukan akan menentukan respons apa yang akan Anda berikan."

Menurut Federasi Ilmuwan Amerika (FAS), Rusia diperkirakan memiliki sekitar 5.977 unit hulu ledak nuklir, dikutip dari BBC, Minggu (18/9).

Senjata nuklir taktis merupakan jenis senjata yang bisa digunakan untuk jarak yang relatif pendek atau dekat, berbeda dengan senjata nuklir "strategis" yang bisa diluncurkan dalam jarak yang lebih jauh. [pan]