Joe Biden Umumkan Pandemi Covid Berakhir

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengatakan dia meyakini pandemi Covid-19 telah berakhir. Namun Biden juga mengakui AS masih memiliki masalah dengan virus corona yang telah menewaskan lebih dari 1 juta orang Amerika.

"Pandemi telah berakhir. Kita masih punya masalah dengan Covid. Kita masih bekerja keras untuk itu. Tapi pandemi telah berakhir," jelasnya dalam acara 60 Minutes CBS, dikutip dari CNN, Senin (19/9).

Pemerintah AS masih menetapkan Covid sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga masih menetapkan Covid sebagai darurat kesehatan masyarakat, tapi mengatakan akhir pandemi telah dekat.

Bulan lalu, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengubah arahan penanganan Covidnya, melonggarkan aturan karantina dan jarak sosial dan fokus untuk mengurangi penyakit parah akibat Covid-19. Namun CDC mengatakan beberapa orang, termasuk lansia, orang yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid berisiko tinggi mengalami penyakit parah jika tertular Covid.

Menurut data Universitas John Hopkisn, 65.000 kasus Covid baru dilaporkan setiap hari selama dua pekan terakhir dan laporan kasus mengalami penurunan di hampir setiap negara bagian di AS. Di seluruh AS, sekitar 400 orang meninggal setiap hari karena Covid. [pan]