Joe Biden Unggul di Jajak Pendapat tapi Donald Trump yang Yakin Menang

Mohammad Arief Hidayat, Dinia Adrianjara
·Bacaan 2 menit

VIVA – Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, terus memimpin dalam jajak pendapat nasional dan sebagian besar negara bagian kunci. Namun, petahana Presiden Donald Trump yakin dia akan kembali memenangi pemilu seperti pada 2016.

Dalam jajak pendapat nasional selama beberapa bulan terakhir, Biden terus memiliki posisi kuat dibandingkan Trump. Tapi perlu dipahami, pemilihan Presiden AS tidak ditentukan oleh suara populer.

Presiden terpilih akan dimenangkan melalui pemilihan Electoral College yang beranggotakan 583 orang, di mana setiap negara bagian memiliki jumlah suara elektoral yang setara dengan perwakilannya di DPR dan Senat.

Suara elektoral dari negara bagian yang menjadi 'medan pertempuran' seperti Florida dan Pennsylvania, dapat menentukan persaingan dalam pilpres AS.

Dilansir dari Channel News Asia, rata-rata jajak pendapat nasional oleh situs RealClearPolitics menunjukkan Biden unggul 6,8 poin atas Trump, atau sekitar 50,7 persen dibandingkan 43,9 persen.

FLORIDA

Di Florida, Biden unggul 1,7 poin atas Trump, menurut rata-rata jajak pendapat negara bagian RCP.

PENNSYLVANIA

Di Pennsylvania, Biden memiliki keunggulan 2,9 poin, menurut rata-rata jajak pendapat RCP di negara bagian Keystone, yang memiliki 20 suara elektoral.

MICHIGAN, WISCONSIN

Michigan dan Wisconsin adalah dua negara bagian Midwestern yang dimenangkan Trump dengan tipis pada 2016.

Namun, menurut rata-rata RCP, Biden naik 5,1 poin di Michigan, yang memiliki 16 suara elektoral, dan 6,6 poin di Wisconsin, yang memiliki 10 suara elektoral.

ARIZONA, CAROLINA UTARA

Negara bagian Arizona dan North Carolina, yang keduanya dimenangkan Trump pada 2016, juga diawasi dengan ketat.

Menurut rata-rata RCP, Biden unggul 0,5 poin di Arizona, yang memiliki 11 suara elektoral, sedangkan Trump memimpin dengan 0,5 poin di North Carolina, yang memiliki 15 suara elektoral.

GEORGIA, IOWA, OHIO, TEXAS

Empat negara bagian lain juga diawasi dengan ketat kali ini. Georgia (16 suara elektoral), Iowa (6), Ohio (18), dan Texas (38).

Trump memenangkan keempat negara bagian dengan relatif mudah pada 2016, tetapi jajak pendapat menunjukkan persaingan ketat pada pemilu kali ini.

Trump naik 0,2 poin di Georgia, menurut rata-rata RCP, negara bagian yang dimenangkan Trump dengan 5,1 poin pada 2016. Trump naik 1,4 poin di Iowa di mana dia menang 9,4 poin empat tahun lalu, dan 1,4 poin di Ohio, selisih yang jauh lebih kecil daripada kemenangan 8,1 poin sebelumnya. (art)

Baca: Trump Dekati Warga Kulit Hitam, Biden Kampanye Sampai Korsel