Johnny G Plate lepas rombongan mudik bareng Kominfo 2022

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate melepas rombongan "Mudik Bareng Kominfo 2022", dengan peserta berasal dari pegawai di lingkungan Kominfo, Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI), dan LPP Radio Republik Indonesia (RRI).

Sebanyak sembilan bus dikerahkan untuk mengangkut 180 peserta, terdiri dari 157 orang dari lingkungan Kementerian Kominfo, 11 orang dari lingkungan LPP TVRI, dan 12 orang dari lingkungan LPP RRI.

"Sembilan bus ini akan berangkat ke delapan kota, yakni Palembang, Lampung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Blitar," ujar Johnny dalam acara pelepasan di Kementerian Kominfo, Jakarta, Kamis.

Kegiatan mudik bareng tersebut diselenggarakan untuk memfasilitasi para pegawai pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, sekaligus mendukung program pemerintah menghadirkan kegiatan mudik aman dan sehat.

Johnny menilai mudik tahun ini akan disambut suka cita oleh masyarakat, mengingat pada dua tahun sebelumnya tradisi tersebut dilarang untuk membatasi penyebaran COVID-19.

"Melihat animonya, saya secara pribadi memperkirakan bisa saja sampai 100 juta yang akan mudik, tentu termasuk di dalamnya 180 orang yang hari ini akan mudik bersama yang dikelola, yang dilakukan Kementerian Kominfo," ujar dia.

Johnny berharap mudik kali ini dapat dilakukan dengan baik dan tetap melaksanakan disiplin protokol kesehatan ketat untuk meminimalisir penularan virus Corona, baik saat menuju maupun kembali dari kampung halaman.

Dia juga meminta masyarakat untuk menghindari kegiatan yang tidak perlu serta tetap menjaga suasana batin yang gembira dan penuh kehangatan.

"Jaga dan pertahankan suasana batin yang gembira, jaga dan pertahankan suasana kekerabatan dan keakraban dalam perjalanan. Tunjukkan sikap ramah membantu seluruh petugas lapangan yang saat ini sedang bekerja demi kelancaran perjalanan mudik," kata Menteri Johnny.

Baca juga: Indonesia dorong pembahasan ekonomi digital di G20

Baca juga: Kominfo ajak pemangku kepentingan kembangkan tata kelola data global

Baca juga: Menkominfo yakin anak muda bisa sukseskan transformasi digital global

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel