Johnson & Johnson beri edukasi soal TBC lewat TB Warriors: Hunt & Find

Johnson & Johnson meluncurkan game "‘TB Warriors: Hunt & Find" untuk memberikan edukasi soal penyakit Tuberkulosis (TBC) secara menyenangkan kepada generasi muda.

Baca juga: Kemenkes: 8 provinsi jadi target prioritas eliminasi TBC di Indonesia

"Permainan ‘TB Warriors’ lahir dari sejumlah ide tentang bagaimana gamifikasi yang telah terbukti menjadi salah satu alat persuasi yang kuat dalam mempengaruhi perilaku kesehatan, terutama di kalangan generasi muda, dapat juga dikembangkan menjadi alat bantu dalam meningkatkan kepedulian dan keterlibatan anak muda dalam kampanye ini," kata Country Leader of Communications & Public Affairs PT Johnson & Johnson Indonesia Devy Yheanne dalam keterangannya, Kamis.

Permainan ini mengajak publik dan anak muda untuk memahami penyakit TBC melalui kemampuan mendeteksi gejalanya, dengan cara yang tidak hanya ringan dan menyenangkan, namun juga dapat membangun jiwa kompetitif. Pemain Indonesia dapat bersaing dengan para pemain negara-negara lainnya seperti Thailand, Vietnam, dan Fillipina.

Baca juga: Pakar: Penting bagi dunia untuk susun pendanaan bagi TBC

Permainan virtual yang dapat dilakukan secara berulang ini bertujuan mendorong dan membentuk perilaku dalam menghadapi dan menangani TBC, khususnya untuk melakukan pemeriksaan, pencegahan, hingga pengobatan.

Selain itu, permainan ini juga diharapkan dapat menciptakan katalisator dari kalangan generasi muda, dimana melalui pemahaman yang didapat mereka mampu berbagi pengetahuan dan meningkatkan pemahaman seputar TBC di kalangan teman, keluarga dan kolega.

Saat memainkan "TB Warriors", pemain ditantang untuk dapat menemukan sebanyak mungkin karakter pada gambar yang menunjukkan gejala TBC, dalam durasi secepat mungkin.

Gambar yang tersedia menunjukkan lokasi yang padat dengan berbagai aktivitas maupun kegiatan sehingga dibutuhkan kejelian untuk dapat menemukan karakter-karakter tertentu yang diharapkan.

Setelah berhasil menemukan semua karakter tersebut, pemain akan mendapatkan akses menuju informasi terkait edukasi lebih lanjut mengenai TBC dan gejalanya. Pada akhir permainan, pemain akan menerima jumlah skor yang akan direkam secara otomatis dalam papan peringkat.

Inovasi ini juga melibatkan kartunis dan ilustrator Indonesia M. Syaifuddin Ifoed, dan memberi kepercayaan untuk mendesain dan mengilustrasikan permainan virtual ini.

Permainan ini menyuguhkan ilustrasi spesifik terkait negara dimana pemain berada. Rancangan desainnya menampilkan pemandangan dan landmark lokal yang telah dikenal publik, dimana Jakarta dan Bali menjadi desain latar utama pada permainan "TB Warriors" Indonesia.

Lebih lanjut, sebagai bagian dari gerakan ini, terdapat microsite www.tbwarriors.com yang dapat diakses. Laman ini menyediakan sumber edukasi, termasuk video pendidikan yang membahas topik utama terkait TBC.

Gerakan ini akan berlanjut hingga akhir tahun 2022.


Baca juga: Stop TB: Tuberkulosis jadi ancaman bagi keamanan kesehatan global

Baca juga: Partisipasi generasi muda penting untuk sebar "awareness" soal TBC

Baca juga: Nutrisi yang tepat dibutuhkan pasien tuberkulosis

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel