Jokowi-Ahok Dapat Jatah BBM dan Tol Rp 300 Juta

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan mendapatkan sejumlah fasilitas bila sudah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2012-2017 yang sudah dianggarkan pemprov.

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) melansir bahwa anggaran penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan jasa tol untuk gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta pada 2012 sebesar Rp 300.625.000.

Adapun anggaran untuk pos yang sama pada 2011 atau masa kepemimpinan Fauzi Bowo dan Prijanto adalah sebesar Rp 350 juta.

Demikian disampaikan Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, kepada Tribunnews.com, Minggu (30/9/2012).

FITRA meminta Jokowi dan Ahok untuk menghapus alokasi anggaran BBM dan jasa tol ini. Alokasi anggaran ini justru memperlihatkan bahwa pimpinan terlalu dimanjakan.
Sementara, di sisi lain, banyak kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat miskin.

"Setiap tahun gubernur dan wakil gubernur setiap tahun mendapat jatah BBM dan jasa tol. Walaupun harga BBM naik, yang teriak paling rakyat miskin. Kalau pimpinan daerah, tenang-tenang saja, karena pemda sudah menyediakan dananya untuk setiap tahun. Malahan semakin tinggi BBM naik, semakin banyak anggaran untuk BBM dari pajak rakyat," ujar Uchok.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.