Jokowi: Awak Kapal KRI Nanggala 402 adalah Putra Terbaik Bangsa

·Bacaan 1 menit
Di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (6/4/2021), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan terkait penanganan bencana Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) akibat Siklon Tropis Seroja. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta Kapal selam KRI Nanggala 402 dinyatakan tenggelam atau subsunk. Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang mengejutkan tersebut.

"Musibah ini mengejutkan kita semua, tidak hanya keluarga 53 awak kapal selam, keluarga Hiu Kencana, maupun keluarga TNI AL tapi seluruh rakyat Indonesia. Kita semua bangsa Indonesia menyampaikan kesedihan yang mendalam atas musibah ini, khususnya pada seluruh keluarga awak kapal, mereka adalah putra-putra terbaik bangsa," kata Jokowi dalam keterangannya, Minggu (25/4/2021).

Jokowi memastikan pencarian kapal selam tersebut akan tetap dilakukan, demi menemukan para patriot bangsa.

"Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa. Patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. Segala upaya terbaik pencarian dan penyelamatan telah dan masih akan kita lakukan," ucapnya.

Presiden pun mengajak semua pihak mendoakan para awak kapal selam dan keluarga yang ditinggalkan.

"Untuk itu marilah kita semua memanjatkan doa dna harapan terbaik bagi 53 awak patriot terbaik penjaga kedaulatan negara dan bagi segenap keluarga agar dinerikan kesabaran, ketabahan dan kekuatan," tandasnya.

Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam

Adapun sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengumumkan kapal selam KRI Nanggala 402 tenggelam atau subsunk setelah ditemukan beberapa serpihan.

"Dengan adanya bukti otentik diyakini milik KRI Nanggala 402, sehingga saat ini kita isyaratkan dari submiss menuju fase subsunk. Kita tingkatkan menuju subsunk," kata Yudo, Sabtu (24/4/2021).

Saksikan video pilihan di bawah ini: