Jokowi: Bandara Trunojoyo Sumenep Bisa Pangkas Waktu Berhari-hari Jadi Satu Jam

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo resmikan bandara Trunojoyo di Sumenep, Madura. Ia memandang bandara ini bisa membuka akses bagi pulau-pulau kecil di sekitar Madura.

Lebih dari itu, beroperasinya bandara ini akan memangkas waktu tempuh bagi pulau-pulau kecil di sekitar Madura. Jokowi mengklaim pemangkasan waktunya jauh lebih cepat dengan menggunakan moda pesawat terbang.

"Bandara ini juga akan memangkas waktu tempuh dari pulau-pulau di sekitar Madura yang jika menggunakan kapal (laut) memerlukan waktu berhari-hari dan sekarang dengan menggunakan pesawat hanya perlu satu jam saja," katanya dalam Peresmian Bandara Trunojoyo, Rabu (20/4).

Pada dasarnya, kata Jokowi, Bandara Trunojoyo menambah pilihan moda transportasi bagi masyarakat Madura.

"Alhamdulillah Bandara Trunojoyo di Sumenep Madura telah selesai dibangun dan siap untuk dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan transportasi di pulau madura dan pulau-pulau lainnya di sekitar Madura," kata dia.

Dia mengaku sering menyampaikan, adanya pilihan baru ini bisa jadi langkah untuk meningkatkan konektivitas masyarakat kepulauan di sekitar Madura. Bahkan, lebih jauh bisa membuka akses pulau yang tadinya terisolasi.

"Seperti yang sangat sering saya sampaikan bahwa bandara ini akan sangat penting untuk meningkatkan konektivitas, memudahkan keterhubungan dengan pulau-pulau kecil di sekitar pulau Madura dan membuka isolasi pulau-pulau terpencil di sekitar pulau madura," terangnya.

Naiknya pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 11 persen membuat sejumlah harga mengalami kenaikan.

Salah satunya harga tiket penerbangan perintis dari Bandara Udara Trunojoyo, Sumenep Jawa Timur ke berbagai tujuan.

Harga Tiket

Humas Bandara Udara Trunojoyo Sumenep Romziy mengatakan, kenaikan harga tiket itu untuk semua rute penerbangan, seperti Sumenep-Bawean, Sumenep-Pagerungan , Sumenep-Banyuwangi, dan juga untuk rute sebaliknya.

"Kenaikan harga tiket ini merupakan bentuk penyesuaian, mengingat sebelumnya PPN yang ditetapkan pemerintah 10 persen, akan tetapi per April 2022 naik menjadi 11 persen," katanya dilansir Antara, Sabtu (9/4).

Tiket rute Bawean-Sumenep naik Rp2.510, dari sebelumnya Rp301.100 menjadi Rp303.610, rute Sumenep-Pagerungan juga naik Rp2.500 dari sebelumnya Rp300.000 kini menjadi Rp302.500.

Sementara untuk rute Sumenep-Banyuwangi naik Rp2.000 dari sebelumnya Rp245.000, kini menjadi Rp247.000.

Romziy menjelaskan, kebijakan tentang kenaikan tiket itu sudah disosialisasikan kepada pengguna penerbangan melalui saluran informasi yang dimiliki Bandara Udara Trunojoyo Sumenep.

Reporter: Arief Rahman

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel