Jokowi Belum Putuskan Besaran UMP DKI 2013

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meskipun Dewan Pengupahan DKI telah merekomendasikan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI 2013 sebesar Rp 2.216.243 atau naik 44 persen dari UMP DKI 2012, gubernur DKI Jokowi menyatakan belum menyetujui sebelum bertemu dengan pihak pengusaha maupun buruh.

"Itu belum rampung. Karena antara pengusaha dan serikat (buruh) belum ketemu. Semalam belum sampai ke saya putusannya. Itu disampaikan dulu ke saya dan keputusannya di saya," ujar Jokowi, Kamis (15/11/2012) di Masjid Sunda Kelapa.

Jokowi menekankan UMP yang ditetapkan harus berazaskan win-win solution antara pengusaha dan serikat buruh sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Saat ditanya berapa besaran UMP DKI 2013 yang diinginkannya, Jokowi menyatakan itu tergantung kesepakatan buruh dan pengusaha.

"Terserah pengusaha dan buruh. Saya tinggal memutuskan. Asalkan enggak ada demo lagi. Ya sampai ketemu (kesepakatan)," ucapnya.

Mengenai ancaman pengusaha yang akan angkat kaki dari Indonesia jika UMP DKI 2013 disetujui sebesar Rp 2,2 juta, Jokowi menuturkan pengusaha dan buruh bisa mogok semua. Menurutnya ia perlu bertemu kedua belah pihak itu agar tercapai solusi bersama.

"Kita belum ketemu semuanya. Kan selama ini yang lain ketemu yang lain. Pokoknya sampai rampung, yang sini senang yang sana senang. Waktu ketemunya, tunggu hari baik," ujarnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.