Jokowi: BOR di Wisma Atlet Turun dari 90 Jadi 38 Persen

·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersyukur keterisian tempat tidur pasien COVID-19 atau bed occupancy ratio (BOR) di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta mengalami penurunan. Padahal, keterisian tempat tidur di Wisma Atlet pernah mencapai 90 persen dan sekarang turun hingga 38 persen.

“Saya tadi pagi sudah cek Wisma Atlet yang dulu sudah hampir 90 persen, saya cek angka keterisian tempat tidur di angka 38 persen. Dulunya 90 persen, hampir penuh,” kata Jokowi saat memberikan banpres produktif usaha mikro (BPUM) di Istana Negara pada Jumat, 30 Juli 2021.

Selain itu, Jokowi mengatakan hal yang patut disyukuri juga angka-angka keterisian tempat tidur pasien virus corona di wilayah Pulau Jawa juga mulai mengalami penurunan pelan-pelan. Namun, sekarang gantian di luar Pulau Jawa yang naik.

“Inilah varian delta memang penularannya cepat sekali,” ujarnya.

Dulu, kata dia, lima bulan belakangan sejak Januari hingga Mei 2021, kondisi dari penyebaran virus corona sudah mulai turun. Tentu, ketika corona turun akan memberikan dampak terhadap perekonomian naik. Saat itu, sudah kelihatan sebetulnya.

“Tanpa terprediksi muncul namanya varian delta, jenis baru dari corona di India sampai muncul seluruh dunia. Sehingga, ekonomi global goncang dan kita juga sama. Begitu varian delta muncul, langsung kasus positif naik secara drastis,” jelas dia.

Makanya, Jokowi mengatakan pemerintah tidak ada jalan lain karena saat itu melihat semua titik di Pulau Jawa dan Bali merah tidak ada yang kuning. Sehingga, keputusan yang sangat berat diambil dengan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat mengingat kasusnya melompat tinggi.

“Alhamdulillah, sekarang paling tidak bisa kita rem meski turunnya pelan-pelan,” tandasnya.

Baca juga: Jokowi: WHO Saja Tak Bisa Prediksi Kapan Pandemi Berakhir

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel