Jokowi Cek Rusun Pasar Rumput untuk Pasien OTG dan Gejala Ringan

·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo meninjau langsung kesiapan Rumah Susun atau Rusun Pasar Rumput, Jakarta, untuk dijadikan tempat isolasi bagi pasien COVID-19.

Bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono serta Kepala BNPB Ganip Warsito, Jokowi melihat kesiapan tempat itu. Nantinya, di rusun ini untuk pasien yang bergejala ringan dan orang tanpa gejala atau OTG.

"Tadi setelah kita cek tower 1 sudah siap untuk dipakai sebanyak 2.060 tempat tidur kemudian yang tower 2 dan tower 3 sebanyak 5.950 akan siap dalam 2-3 hari ini," ujar Jokowi di lokasi usai meninjau, Rabu malam 7 Juli 2021.

Baca juga: Jokowi: Terima Kasih untuk Dokter, Nakes dan Relawan

Presiden mengatakan, keberadaan Rusun Pasar Rumput ini sudah bisa siap menampung pasien. Apabila nantinya terjadi lonjakan. Selain di ini, asrama haji Pondok Gede juga digunakan untuk pasien COVID-19.

Sekadar diketahui, pembangunan Rusun Pasar Rumput dikerjakan oleh Kementerian PUPR yang sedianya ditujukan untuk tempat hunian dan komersil. Meski sudah diserahkan pengelolaannya ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seluruh bangunan belum difungsikan secara penuh.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, mengatakan jumlah kamar di Tower I, II dan III yang digunakan untuk isolasi pasien COVID-19 mencapai 1.984 kamar. Satu kamar akan diisi empat tempat tidur sehingga total kapasitasnya mencapai 7.936 tempat tidur.

Penyiapan tempat tidur untuk isolasi bagi pasien COVID-19 tanpa gejala itu didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) termasuk pengatur suhu ruangan atau AC dan kipas angin.

"AC secara bertahap akan dipasang juga nanti tempat tidur dan faskes (fasilitas kesehatan) lainnya," katanya.

Penyiapan ruang isolasi pasien COVID-19 pun diharapkan mengantisipasi ruang isolasi yang hampir penuh di RS Darurat Wisma Atlet dan rumah sakit rujukan lainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel