Jokowi dan JK Berencana Kembali Bertemu Dalam Waktu Dekat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) berencana kembali bertemu dalam waktu dekat. Adapun kedua tokoh itu sebelumnya telah bertemu di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Sabtu (9/10/2021).

"Tentu seperti itu (berencana bertemu dalam waktu dekat). Keduanya kan pernah berpasangan," kata Juru Bicara JK Husain Abdullah kepada wartawan, Sabtu (9/10/2021).

JK merupakan wakil presiden saat Jokowi menjabat sebagai presiden periode 2014-2019. Oleh sebab itu, keduanya bisa kapan saja bertemu untuk bertukar pikiran dan bersilaturrahmi.

"Tentu kapan saja bisa saling bertemu tukar pikiran tentang banyak hal. Selain tetap menjaga hubungan silaturrahmi," jelasnya.

Husain mengatakan, pertemuan Jokowi dan JK di Istana Kepresidenan Yogyakarta berlangsung akrab. Keduanya berbincang selama satu jam diselingi santap siang bersama.

"Saya dapat info, silaturrahmi biasa. Ngobrol ringan, sambil bernostalgia juga," ujar Husain.

Kemungkinan Bicara Soal Pandemi Covid-19

Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla atau JK bertemu di Istana Kepresidenan Yogyakarta. (Istimewa)
Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla atau JK bertemu di Istana Kepresidenan Yogyakarta. (Istimewa)

Menurut dia, Jokowi dan JK kebetulan berada di kota yang sama pada Sabtu hari ini. Jokowi memiliki agenda kepresidenan yakni, menyalurkan bantuan untuk pedagang kali lima (PKL) dan warung kecil di kawasan Malioboro Yogyakarta.

Dia sudah berada di Yogyakarta sejak Jumat, 8 Oktober 2021 sore. Sementara itu, JK hendak melantik Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) wilayah Yogyakarta di Masjid Agung Syuhada Kotabaru,

Husain tak mengetahui apakah ada isu atau hal spesifik yang dibahas oleh Jokowi dan JK dalam pertemuan itu. Namun, pandemi Covid-19 kemungkinan menjadi salah satu topik pembahasan.

"Bisa jadi (soal pandemi)," ucap Husain.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel