Jokowi dan PM Australia Bahas Perang Ukraina-Rusia hingga Kerja Sama Indo-Pasifik

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertukar pikiran dengan Perdana Menteri Australia yang baru terpilih, Anthony Albanese di Istana Bogor, Jawa Barat. Beberapa topik yang menjadi pembicaraan, salah satunya mengenai perang yang masih berlangsung antara Ukraina dan Rusia.

"Kita tukar pikiran mengenai perang di Ukraina, kerjasama Indo-pasifik dan penguatan kemitraan pembangunan di pasifik, secara umum saya sampaikan kembali posisi konsisten di Indonesia bahwa hubungan baik kedua negara dapat memberi kontribusi bagi perdamaian dan kemakmuran kawasan," kata Jokowi saat siaran daring, Senin (6/6).

Jokowi dan PM Albanes meyakini, prinsip dan hukum internasional harus dipatuhi secara konsisten. Kemudian, strategic competition di kawasan juga perlu dikelola dengan baik untuk menghindari konflik terbuka.

"Budaya damai dan strategic trust perlu diperkuat, kita (Indonesia-Australia) sepakat untuk memperkuat kemitraan di pacific terutama di bidang iklim, perikanan dan pertanian," urai Jokowi.

Menutup obrolan tersebut, Jokowi berharap PM Albanese dapat hadir dalam KTT G20 di Bulan November 2022 di Bali. Mendengar undangan tersebut, PM Albanese memastikan dirinya akan hadir memenuhi undangan tersebut.

"Today, I confirm to President Jokowi that I will attend the summit in Bali on November," tutup PM Albanese.

Reporter: M Radityo

Sumber: Liputan6.com [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel