Jokowi: Danau Toba Layak Digaungkan di Dunia

Siti Ruqoyah, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo menegaskan, dengan melimpahnya berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, maka hal itu harus bisa digaungkan ke seluruh dunia guna menarik minat berkunjung wisatawan domestik dan mancanegara.

Apalagi, Jokowi menilai bahwa aspek yang sangat berharga dari danau Toba sebagai danau vulkanik yang terbentuk sangat indah secara alamiah, merupakan unsur pariwisata alam yang layak disandang dengan label pariwisata super prioritas.

Hal itu diutarakan Jokowi dalam peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dengan tajuk 'Beli Kreatif Danau Toba', Sabtu 20 Februari 2021.

"Kawasan ini cantik dengan bentangan danau vulkanik dan perpaduan pariwisata, dan hasil ekraf (ekonomi kreatif) yang layak digaungkan di nusantara dan dunia," kata Jokowi.

Dia berharap, antusiasme pariwisata ke Danau Toba akan mampu ikut membangkitkan perekonomian Indonesia usai diterpa badai pandemi COVID-19. "Pelaku ekraf dan Danau Toba sudah sangat dikenal, seperti (kain) Ulos dan Kopi Sidikalang (yang) sangat tersohor," ujarnya.

Karenanya, Jokowi ingin agar para pelaku UMKM di kawasan Danau Toba juga bisa ikut merasakan dampak pengembangan wisata di lokasi tersebut. Hal ini menurutnya akan menjadi salah satu aspek pendukung kesuksesan dari pelaksanaan Gernas BBI di tahun 2021 ini.

Sebab, lanjut Jokowi, pemerintah ingin agar kesuksesan Gernas BBI tahun 2020 bisa kembali dicapai di tahun 2021. Di mana, pada tahun lalu Gernas BBI berhasil mengajak lebih dari 3,8 juta pelaku kreatif dan UMKM, untuk onboard ke ranah e-commerce demi meluaskan potensi pasar hingga ke mancanegara.

Maka dari itu, dalam kampanye 'Beli Kreatif Danau Toba' ini Jokowi pun berjanji bahwa pemerintah juga akan meningkatkan pendampingan dan edukasi, bagi para pelaku UMKM supaya bisa mengembangkan bisnisnya masuk ke ranah industri digital.

"Kampanye ini akan dilengkapi dengan edukasi dan pendampingan bagi para pelaku kreatif dan UMKM, untuk bisa benar-benar maju di industri digital dan bukan hanya sekedar bisa on boarding di marketplace saja," ujarnya.