Jokowi: Di Eropa Muncul Gelombang Kedua Covid-19, Jangan Sampai Kita Teledor

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengingatkan jajaran menterinya mewaspadai munculnya gelombang kedua virus Corona atau Covid-19. Dia meminta para menteri untuk berwaspada agar kejadian tersebut tak terjadi di Indonesia.

"Saya ingin menekankan sekali lagi hati-hati karena di Eropa sudah muncul gelombang kedua yang naiknya sangat drastis sekali. Jadi jangan sampai kita teledor, jangan kita kehilangan kewaspadaan sehingga kejadian itu terjadi di negara kita," kata Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna dari Istana Negara Jakarta, Senin (2/11/2020).

Menurut Jokowi, kasus positif Covid-19 di sejumlah negara di Eropa mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pemerintah Prancis bahkan kembali menerapkan lockdown nasional imbas kasus Corona yang tembus 1 juta.

"Kita juga lihat angka-angka beberapa negara. Prancis melompatnya dari berapa ke berapa. Itali juga melompatnya, Inggris, Jerman, Spanyol ada kenaikan yang sangat drastis," kata dia.

"Ini agar menjadi perhatian kita semuanya dan kehati-hatian kita semuanya," sambung Jokowi.

Ingin Kasus Covid-19 diperkecil lagi

Presiden Jokowi memimpin RapatTerbatas mengenai Rencana Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10/2020). (Sekretariat Kabinet RI)
Presiden Jokowi memimpin RapatTerbatas mengenai Rencana Pengadaan dan Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (26/10/2020). (Sekretariat Kabinet RI)

Dia bersyukur rata-rata kasus aktif virus Corona di Indonesia lebih baik dibandingkan dunia. Kendati begitu, Jokowi ingin agar kasus aktif Corona di Tanah Air terus ditekan dan diperkecil lagi.

"Kita memiliki kasus aktif sebesar 13,78 persen (data per 1 November), rata-rata dunia kasus aktifnya 25,22 persen. Ini yang terus harus ditekan sehingga angka 13,78 persen ini bisa kita perkecil lagi," ujarnya.

Kasus aktif adalah kasus konfirmasi positif Covid-19 dikurangi jumlah pasien yang sembuh dan meninggal. Jokowi juga mengingatkan jajaran menterinya untuk selalu menjaga keseimbangan saat mengatasi dampak kesehatan dan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

"Ini yang saya kira sudah berpuluh-puluh kali saya sampaikan tapi perlu sekali lagi ini saya tekankan," ucap Jokowi.

Saksikan video pilihan di bawah ini: