Jokowi Dianggap Sosok yang Mudah Dicintai

Baca juga:  Politisi PKS: Sudah Saatnya Pilih Jokowi

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Gema pertarungan pemilukada DKI makin ekspansif. Tidak hanya beradu dukungan dalam dialog, tapi juga media maya 'bersliweran' dengan segala bentuk kampanye dukungan.

Dari sosialisasi  memanfaatkan momen ramadan, sampai berbagai bentuk kegiatan kemasyarakatan.

Dewi Aryani, anggota Komisi VII DPR RI mengatakan, yang patut diingat adalah saat ini figur cagub menjadi amat penting. Pemilukada yang dilaksanakan secara langsung harus benar-benar bisa meyakinkan pemilih bahwa sosok yang di unggulkan kelak bisa membenahi keruwetan berbagai masalah di Jakarta.

"Selain kinerja nyata sebagai bukti pengabdian sebagai kepala daerah, Gubernur DKI ke depan haruslah sosok yang komit terhadap pembersihan birokrasi yang rumit,ruwet,korup dan justru ingin dilayani," ujarnya dalam rilisnya, Minggu (22/7/2012).

Dijelaskan, perlu sosok jujur, rendah hati, merakyat dan nyata kinerjanya harus menjadi kriteria pilihan utama. Arogansi pemimpin Jakarta, katanya,  tidak akan bisa menyelesaikan masalah-masalah mendasar.

"Kebutuhan rakyat yang mendasar,penyediaan pasar-pasar tradisional yang bersih nyaman dan murah, fasilitas umum yang manusiawi, kemacetan teratasi, rasa aman, nyaman. Kekumuhan terselesaikan bisa diwujudkan jika birokratnya bersih, mindsetnya 'melayani rakyat' taat pada berbagai komitmen dan program yang menjadi tujuan bersama," paparnya.

Menurutnya, Jokowi sosok yang memiliki segala kriteria itu. Sosok Jokowi adalah orang yang mudah dicintai, layak di cintai, benar-benar bisa menjadi pemimpin yang mengayomi rakyat.

"Dan rakyat tak akan pernah berhenti mencintai sosok pemimpin yang amanah seperti Jokowi," tegas Dewi Aryani yang pernah bersama Jokowi dan beberapa tokoh lain di nobatkan sebagai Deklarator Birokrasi Bersih dan Melayani di Universitas Indonesia pd 8 Desember 2011 yang lalu.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI
  • Pengalaman Tidak Terlupakan Kahfi Siregar saat Pilpres 2009
  • Tak Ada Kata Kalah dalam Kamus Tim Foke-Nara
  • Mantan Tim Sukses Alex Noerdin Kini Tangani Foke-Nara
  • Faisal Tetap Bangga Meski Kalah di Putaran Pertama
  • Lurah Utan Kayu Utara Ajak Pengurus RW ke Puncak
  • Oknum Ustad Jelekkan Jokowi-Ahok saat Ceramah
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.