Jokowi Disarankan Perpanjang PPKM Sampai Akhir Tahun 2021

·Bacaan 1 menit

VIVA - Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan Komite Nasional Pemuda Indonesia, Ilham Rasul, menyarankan Presiden Jokowi untuk menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai akhir tahun 2021. Tujuannya agar masyarakat bersiap diri dan merencakan kelangsungan hidup dan keluarganya dalam waktu yang pasti.

"Jangka waktu yang panjang membuat masyarakat bersiap diri dalam situasi yang panjang," kata Ilham melalui keterangan persnya, Selasa, 3 Agustus 2021.

Ilham menilai PPKM yang selalu diperpanjang dalam jangka pendek membuat masyarakat kebingungan merencanakan rencana darurat. PPKM selama 2 minggu, lanjut dia, membuat warga merasa akan ada harapan, setelah PPKM sudah bisa beraktivitas kembali dalam situasi normal baru tapi ternyata tidak.

"Situasi yang tidak menentu ini menambah kesulitan hidup," katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 9 Agustus 2021

Karena itu, lanjut dia, organisasinya mendorong sebaiknya PPKM diperpanjang hingga akhir tahun. Agar warga lebih siap menerima keadaan dalam jangka panjang.

“Dan COVID-19 menulari semua warga, lalu muncullah herd immunity karena vaksinasi tidak mampu dikerjakan pemerintah untuk semua warga negara,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Politik KNPI, Dikson, menyatakan kebijakan PPKM yang berulang-ulang membuktikan kegagalan pemerintahan Jokowi dalam menangani pandemi COVID-19. Semua rencana yang dibuat tidak berdampak signifikan menangani situasi dan dampak pandemi.

"Tim Penanganan COVID-19 masih gagal dan tidak mampu mengendalikan penyebaran virus corona dan varian-variannya," katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memperpanjang PPKM level 3 dan 4, dari 3 hingga 9 Agustus 2021. Kebijakan tersebut diumumkan pada Senin, 2 Agustus 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel