Jokowi Disebut Akan Beri Insentif ke Insan Film untuk Modal Produksi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi disebut akan memberikan bantuan berupa insentif untuk insan perfilman Indonesia sebagai modal produksi film di masa pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Bidang Penjurian Komite FFI Garin Nugroho usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (6/9/2021).

"Memberikan tentang bantuan insentif pada orang film lewat departemen keuangan untuk memberi bantuan atau insentif untuk melakukan modal produksi dalam skema produktivitas film Indonesia menghadapi era tantangan ini," kata Garin.

Dia tak menyebut jumlah insentif yang akan diberikan pemerintah kepada para sineas Indonesia. Menurut Garin, insentif tersebut telah disetujui oleh Kementerian Keuangan.

"Jadi ada insentif juga dari pemerintah yang disampaikan tadi yang disetujui oleh Departemen Keuangan. Sekarang sedang diproses kerjanya antara pemerintah dengan teman-teman di dunia film," jelas Garin.

Dia mengatakan Jokowi memahami para insan film harus tetap produktif di masa pandemi.

Namun, Jokowi juga mengingatkan mereka untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan saat beraktivitas agar tak terpapar Covid-19.

"Jika dua-duanya disiplin masyarakat dan produktivitas seiring maka kebangkitan pasca pandemi ini akan berjalan dgn baik. Itu pesan dari Bapak Presiden," ucapnya.

"Dan kerja film nanti juga ada misalnya bioskop mulai dibuka, dan mal buka itu menuntut karakter berbangsa yaitu disiplin dan kebersamaan menjawab pandemi," sambung Garin.

Mengundang Jokowi

Sebelumnya, Ketua Komite FFI Reza Rahardian menyampaikan Presiden Jokowi mendukung perfilman Indonesia di tengah pandemi virus corona.

Dia menyebut kedatangan Jokowi ke malam anugerah FFI sangat penting untuk mendukung tumbuh kembali industri perfilman.

"Kita juga melaporkan bahwa secara angka Industri perfilman terus tumbuh dentan angka yang sangat baik. Kita punya sekitar 88 film Indonesia yang diproduksi di tahun ini. Di tengah situasi seperti ini rasanya cukup menggembirakan," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel